Bareskrim Polri Periksa Asisten Pribadi YouTuber Terkait Gas Tertawa
Bareskrim Polri memeriksa asisten pribadi YouTuber RA yang berinisial CD terkait penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) atau gas tertawa bermerek Whip Pink. Pemeriksaan terhadap sejumlah pengguna dilakukan oleh pihak kepolisian karena maraknya penyalahgunaan komoditas industri kuliner tersebut untuk mencari sensasi melayang, seperti dilansir dari Detik Hot.
Pemenuhan panggilan polisi oleh CD diiringi dengan pengakuan mengenai kepemilikan puluhan tabung gas tertawa tersebut. Penyidik mengonfirmasi bahwa CD memperoleh barang tersebut dalam beberapa tahap ukuran kemasan.
"Yang bersangkutan telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir tahun 2025 dan awal 2026," kata Zulkarnain dalam keterangan tertulisnya.
Pembelian gas tertawa oleh CD dilakukan dalam varian ukuran 640 gram dan 950 gram. Penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa konsumsi gas tersebut melibatkan pihak lain di lingkungan CD.
"Dipakai bersama teman-teman dan pegawainya," sambungnya.
Proses pemesanan barang tersebut dilakukan CD secara daring. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, CD memanfaatkan mesin pencari untuk menemukan kontak penyedia produk.
"Kemudian memesannya dengan cara mencari di Google dengan kata kunci 'Whip Cream', diarahkan ke WhatsApp admin, mengisi format pesanan, mentransfer via mobile banking pribadi," katanya.
Mekanisme konsumsi gas tertawa tersebut juga digali oleh tim penyidik selama interogasi. CD membeberkan metode pemakaian tabung pink itu secara langsung.
"Cara menggunakannya dihirup atau diisap," kata Zulkarnain.