Survei Deluxe Holiday Homes Ungkap Ragam Barang Kamar Hotel Paling Sering Hilang

Share

Terungkapnya laporan mengenai barang-barang akomodasi yang paling sering diambil oleh tamu menyoroti masalah yang terus berulang di industri perhotelan pada Sabtu (27/6/2026). Data ini diperoleh Deluxe Holiday Homes melalui survei terhadap lebih dari 1.200 staf dan pemilik hotel di berbagai wilayah.

Hasil riset tersebut, sebagaimana dilansir dari Detik Travel, menunjukkan bahwa hilangnya fasilitas kamar bervariasi mulai dari perlengkapan kecil hingga barang bernilai tinggi. Mayoritas pengelola tempat menginap mengeluhkan hilangnya aset yang semula disediakan sebagai penunjang kenyamanan pengunjung.

"Handuk adalah barang yang paling sering dicuri, dengan hampir 9 dari 10 responden menyebut barang ini kerap menghilang dari kamar," demikian isi laporan tersebut melansir Travel and Leisure.

Alasan kenyamanan dan kepraktisan untuk dimasukkan ke dalam koper menjadi pemicu utama handuk menjadi target paling populer. Setelah handuk, jubah mandi atau bathrobe berada di urutan kedua dengan sekitar 66 persen responden menyatakan barang tersebut sering raib.

"Terkadang tamu mengira bathrobe bisa dibawa pulang, padahal tidak. Harganya bisa mencapai setidaknya US$50 (sekitar Rp850 ribu) per unit," kata pakar perhotelan dalam laporan tersebut dikutip dari CNN Indonesia.

Selain barang-barang tersebut, sebanyak 55 persen responden mengonfirmasi kehilangan gantungan baju yang berukuran ringan dan mudah dibawa, disusul oleh selimut hotel berukuran besar. Fenomena salah kaprah yang menganggap fasilitas kamar sebagai bonus ini diperkirakan menimbulkan kerugian hingga USD 100 juta per tahun di Amerika Serikat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author