Bappenas menyebut BPK pengawal cita cita pembangunan bangsa

Share

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy menyatakan Badan Pemeriksa Keuangan berperan sebagai pengawal utama cita-cita pembangunan bangsa dalam Pra-Rakor BPK 2026 bertema BPK Mendukung Program Ketahanan Energi di Jakarta. Menurut Rachmat, tanggung jawab BPK mencakup memastikan setiap rupiah uang negara dipertanggungjawabkan secara akuntabel serta penggunaannya memberi manfaat nyata bagi rakyat Indonesia. Rachmat menilai program ketahanan pangan dan ketahanan energi saling terkait, sehingga memerlukan kolaborasi lintas sektor mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Ia menekankan ketersediaan energi rumah tangga sebagai prioritas dalam perencanaan dan pengawasan strategis.

"Badan Pemeriksa Keuangan tidak hanya berperan sebagai lembaga pemeriksa keuangan, tetapi juga sebagai pengawal utama cita-cita pembangunan bangsa," ucap Rachmat Pambudy. Dalam kesempatan itu, Rachmat mengatakan pengawasan BPK perlu dipahami sebagai upaya memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Saya melihat peran strategis BPK bukan sekadar sebagai lembaga pemeriksa. BPK juga harus menjadi pengawal cita-cita pembangunan bangsa, termasuk memastikan pangan dan energi dapat diterima oleh masyarakat," kata Rachmat Pambudy. Rachmat menambahkan pengawasan yang efektif dapat mendorong efisiensi anggaran sehingga membuka ruang fiskal yang lebih luas untuk membiayai pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author