Banten buka pendaftaran SPMB PJJ 2026 untuk ATS
Pemerintah Provinsi Banten membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 2026 bagi siswa Anak Tidak Sekolah (ATS) guna memberi kesempatan melanjutkan pendidikan SMA, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pendaftaran berlangsung hingga Agustus 2026 dan tidak dipungut biaya.
Program SPMB PJJ Banten 2026 akan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran yang disertai pendampingan oleh guru profesional, dilansir dari Detikcom.
Untuk mendaftar, peserta harus memenuhi syarat seperti lulus SMP atau Mts atau sederajat, berusia 16 hingga 18 tahun, serta tidak terdaftar aktif di sekolah lain, menurut rincian pendaftaran yang dilansir dari Detikcom.
Calon peserta juga harus tidak aktif paling singkat 1 semester, memiliki status DO atau LTM (Lulus Tidak Melanjutkan), mengisi form pendaftaran dan instrumen penjaringan, serta bersedia aktif mengikuti PJJ, dilansir dari Detikcom.
Pendaftaran SPMB PJJ Banten 2026 dilakukan dengan melengkapi data diri, termasuk alamat rumah saat ini, data orang tua atau wali, sekolah mitra tujuan, dan data pendukung lainnya, dilansir dari Detikcom.
Berikutnya, peserta diminta mengunggah berkas wajib berupa kartu keluarga, ijazah atau surat keterangan lulus (SKL), dan akta kelahiran, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Setelah itu, peserta melakukan konfirmasi dan mengirim data dengan memeriksa kembali seluruh isian serta dokumen yang telah dimasukkan, dilansir dari Detikcom.
Calon murid baru dapat memilih pelaksana PJJ, yakni SMAN 1 Leuwidamar, dilansir dari Detikcom.
Dalam pelaksanaan PJJ, murid yang lolos dan tergabung dalam kelas PJJ menjalani pembelajaran mandiri menggunakan modul atau bahan ajar digital, dilansir dari Detikcom. Siswa menonton tutorial daring dari guru, lalu mengerjakan tugas dan asesmen berbasis proyek, serta ada tatap muka terbatas dengan guru pada waktu tertentu, dilansir dari Detikcom.
Sistem belajar ini dijalankan secara online atau daring, sementara ijazah yang diperoleh disebut setara dengan sekolah negeri pada umumnya, menurut rangkuman informasi pendaftaran yang dilansir dari Detikcom.