Banjir Rendam Ratusan Rumah di Padang Akibat Hujan Deras
Luapan air sungai akibat hujan deras berdurasi panjang merendam ratusan rumah warga di sejumlah kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026). Musibah ini memaksa sedikitnya 60 jiwa dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan 400 Kepala Keluarga mengungsi.
Bencana banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi di kawasan hulu Kabupaten Solok yang meningkatkan debit air sungai hingga membawa material sampah dan kayu. Wilayah terparah merambah Kecamatan Kuranji, Nanggalo, Pauh, Koto Tangah, hingga Bungus Teluk Kabung dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter.
Dampak genangan air turut merusak sedikitnya 25 unit rumah, sejumlah fasilitas umum, sekolah, serta memutuskan akses beberapa jalan utama di wilayah terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar, menjelaskan bahwa langkah tanggap darurat langsung diambil begitu air mulai naik drastis.
"Ketinggian air di sejumlah daerah terdampak bahkan mencapai 2,5 meter. Sejak air naik di atas satu meter, kami langsung mengeluarkan peringatan dan menerjunkan tim ke lokasi," ujar Ricky Januar, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang.
Pihak BPBD juga mengaitkan fenomena cuaca ekstrem ini dengan potensi pergerakan angin siklon di wilayah hulu.
"Kami mendapat info dari BMKG, memang ada pergerakan angin siklon Senyar di awal Agustus ini. Cuma kami belum tahu seberapa besar potensi yang akan terjadi dan apakah dampaknya akan sama seperti kejadian sebelumnya atau tidak," ujar Ricky Januar, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mendesak pemerintah pusat untuk segera menyalurkan bantuan dan mempercepat pemulihan infrastruktur.
"Saya meminta Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian serius dan mempercepat langkah-langkah penanganan banjir di Kota Padang. Masyarakat membutuhkan kehadiran negara melalui bantuan yang cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi agar dampak bencana ini dapat segera diatasi," ujar M. Shadiq Pasadigoe, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.
Shadiq mengimbau masyarakat untuk terus bersiap dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan selama cuaca belum stabil.
"Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan. Mari kita bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini. Saya juga berharap Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait dapat segera hadir dengan langkah-langkah nyata untuk mempercepat pemulihan Kota Padang," ujar M. Shadiq Pasadigoe, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem.
Saat ini tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri masih bersiaga di lapangan untuk menyalurkan bantuan logistik serta mendata total kerusakan fasilitas umum.