by

Bang Ipul : Janji Jangan Muluk-muluk, yang Penting Komitmen

Setiap menggelar kampanye politik di penjuru Kabupaten Lampung Timur, Calon Bupati Pilkada Lamtim 2020, Zaiful Bokhari, kerap melontarkan gagasan progresif untuk rakyat yang dikemas dalam janji politik. Menyadari hal tersebut, Zaiful menilai dirinya tak berlebihan.

“Saya tidak muluk-muluk. Bagi saya, sebagai pimpinan yang penting aspirasi mereka (rakyat) apa itu yang wajib kita aktualisasikan,” terang pria Kelahiran Sukadana, 51 tahun silam tersebut.

Baca Juga  Ngobrol Bareng Susi, Mike Tyson: Dipenjara Anggap Saja Liburan

Bang Ipul- sapaan akrab Zaipul Bokhari- menyatakan dirinya rela menjadi pelayan rakyat. Caranya dengan menyerap aspirasi masyarakat. Hal tersebut menjadi kesehariannya saat menjabat sebagai Bupati Lamtim.

Menurutnya , Pilkada bukan momentum obral janji tanpa perwujudan yang valid. “Pada Pilkada Lamtim ini bukan hanya janji-janji dan iming-iming,” beber Alumnus Magister Manajemen Universitas Bandar Lampung tersebut.

Baca Juga  Mantap, 9 Cucu Pendiri NU Mendukung Zaiful Bokhari-Sudibyo

Sebagai pelayan masyarakat, Zaiful yang berpasangan dengan Sudibyo dalam Pilkada Lamtim 2020 itu punya tipikal tersendiri tentang sosok pemimpin yang bukan hanya janji-janji belaka.

“Yang benar itu keinginan masyarakat bisa diaktualisasikan oleh pimpinan kedepan. Janj-janji politik harus dipenuhi,” terang pria yang diusung PDIP, PKS, Partai Gerindra, Partai Hanura dan Perindo itu.

Baca Juga  Paslon Jadi Teladan Prokes, Mas Dibyo: Pilkada Jadi Momentum Mengikis Corona

Terakhir, Zaiful menyatakan jika janji-janji politik saat kampanye harus tercatat di rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

“Janji politik harus dimasukkan dalam program pemerintah, setelah ditetapkan dan disusun melalui RJMD,” tutupnya. (man/tul)

Baca Juga