Bandara Incheon Padat Turis Asing Kementerian Kehakiman Tambah Staf

Share

Lonjakan kedatangan wisatawan asing selama musim panas memicu kemacetan parah di area imigrasi Bandara Incheon, Korea Selatan. Kondisi antrean yang mengular melebihi kapasitas ruang tunggu tersebut memaksa otoritas setempat segera mengambil tindakan penanganan darurat, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Senin (17/8/2026). Data Kementerian Kehakiman mencatat sebanyak 11,05 juta warga negara asing telah memasuki Korea Selatan sepanjang semester pertama tahun ini.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 20,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan arus kedatangan diperkirakan terus meningkat hingga Agustus. Pengelola Bandara Incheon memproyeksikan sebanyak 3,77 juta penumpang melintasi terminalnya sejak 25 Juli hingga 10 September. Angka pergerakan harian tersebut rata-rata mencapai 222.000 penumpang di tengah puncak musim liburan.

Penumpukan penumpang yang signifikan sempat terjadi di Terminal 1 pada hari Jumat akibat kedatangan ratusan pelancong dalam kurun waktu berdekatan. Sejumlah turis asing melaporkan harus mengantre hingga 80 menit di area pemeriksaan imigrasi, melampaui standar durasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) selama 45 menit.

Kemacetan tersebut dipicu oleh dinamika perjalanan musiman, mengingat gelombang kunjungan turis asing terkonsentrasi pada liburan musim panas. Situasi di lapangan memperlihatkan hanya 11 dari total 20 loket imigrasi asing yang beroperasi di satu sektor Terminal 1 saat jam sibuk. Menanggapi persoalan ini, Kementerian Kehakiman mengumumkan rencana penambahan 141 personel di Kantor Imigrasi Bandara Incheon pada bulan ini. Langkah penambahan tersebut akan meningkatkan batas total tenaga kerja imigrasi bandara menjadi 994 posisi.

Meski demikian, para pejabat berwenang menyampaikan bahwa penambahan staf baru tidak serta-merta langsung mengurai antrean dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan seluruh personel baru wajib menjalani proses pelatihan terlebih dahulu sebelum ditempatkan di garda depan pemeriksaan. Guna mengatasi keterbatasan tersebut, otoritas imigrasi akan memaksimalkan operasional loket pemeriksaan pada jam padat dengan memindahkan personel dari divisi pendukung. Pihak pengelola bandara juga memperluas area tunggu Terminal 2 serta memajukan jam buka pos pemeriksaan keamanan 30 menit lebih awal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author