Bahlil Lahadalia Soroti Kualitas Kader Partai Golkar di DPR
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menilai kualitas para kader partainya tergolong baik, namun ia mengaku belum puas dengan pencapaian kader yang menduduki kursi DPR RI saat memberikan pidato dalam acara Training of Trainers (TOT) Akademi Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Menteri ESDM tersebut menyampaikan pandangannya terkait masa jabatannya dan kualitas kader partai yang dinilainya berada di atas rata-rata.
"Dalam pengalaman saya pun menjadi Ketua Umum Partai Golkar hampir 2 tahun kurang 17 hari. Saya terpilih jadi ketua umum itu tanggal 20 Agustus 2024. Hari ini tanggal 3 Agustus, berarti 17 hari lagi baru saya genap 2 tahun menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Dalam pengalaman itu saya melihat, tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa kualitas kader Partai Golkar ini jauh lebih baik di atas rata-rata ketimbang yang lain," sebut Bahlil dalam sambutannya.
Meski mengapresiasi kualitas kader, Bahlil menegaskan bahwa kapasitas 102 kader Golkar yang saat ini berada di parlemen masih harus ditingkatkan melalui proses belajar bersama.
"Namun menurut saya, itu saya tidak puas. Menurut saya, dari 102 kursi yang ada kita di parlemen, ini masih banyak yang butuh kita upgrade bersama-sama, kita belajar bersama-sama," katanya.
Ia memaparkan tantangan demografi pemilih pada Pemilu 2029 yang akan didominasi oleh kelompok usia muda, sehingga partai dituntut untuk beradaptasi dengan cepat melalui perbaikan pengaderan internal.
"Bapak-ibu semua, Pemilu 2029 itu jumlah pemilih 17 sampai dengan 50 tahun 73% Bang Ical, 73%. Kalau Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, ini kita akan ketinggalan. Ini bukan persoalan pintar mengalahkan yang bodoh atau kuat mengalahkan yang lemah, ini persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat.
Nah kita partai harus melakukan koreksi internal. Dan salah satu yang harus kita lakukan menurut saya adalah proses pengaderan," katanya.
Guna menghadapi tantangan tersebut, Bahlil menginstruksikan seluruh anggota DPR RI dari Partai Golkar untuk mengikuti kegiatan TOT secara wajib demi memperkuat kontrol dan pemahaman kepentingan partai.
"Nah, TOT ini menurut saya, bang, ini sangat penting. Saya meminta kepada teman-teman yang mengikuti TOT ini serius. Serius, dan kepada semua anggota DPR RI, jadikan mereka peserta.
Jadikan wajib, supaya tahu mana kepentingan partai, mana kepentingan pribadi. Kalau nggak ada filter yang mengontrol kita, susah," katanya.