Badai Lala Terjang Hawaii Hingga Layanan Bus Oahu Dihentikan

Share

Dinas Transportasi Kota dan Kabupaten Honolulu menghentikan sementara seluruh layanan armada TheBus di Pulau Oahu mulai Sabtu malam akibat ancaman angin kencang dan hujan lebat dari terjangan Badai Lala di wilayah Hawaii.

Kebijakan penghentian operasional secara menyeluruh tersebut diberlakukan untuk rute-rute yang dijadwalkan berangkat pada pukul 20.31 waktu setempat atau setelahnya hingga batas waktu yang belum ditentukan demi menjamin keselamatan penumpang serta pengemudi.

Sementara itu, perjalanan bus yang dijadwalkan berangkat sebelum atau tepat pada pukul 20.30 tetap diperbolehkan menyelesaikan rute hingga pemberhentian terakhir sebelum seluruh armada dikandangkan.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa penangguhan angkutan umum ini akan terus berjalan sampai kondisi cuaca membaik dan jalur transportasi dinyatakan aman untuk beroperasi kembali.

Langkah darurat ini diambil seiring pergerakan pusat Badai Lala di sebelah selatan Hawaii yang membawa dampak buruk ke arah barat menuju Maui, Oahu, hingga Kauai.

Badai tersebut tercatat melintas dalam radius 70 mil dari Big Island, menjadikannya badai kelima yang mendekati wilayah tersebut sejak tahun 1957 menurut catatan Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA).

Dampak terjangan angin kencang berkecepatan 50 hingga 90 mil per jam telah merubuhkan pepohonan serta tiang listrik di kawasan pegunungan, sementara embusan angin di Puncak Mauna Kea sempat terukur mencapai 154 mil per jam.

Bencana banjir luapan akibat curah hujan lebat setinggi 3 hingga 18 inci juga memicu penutupan sejumlah ruas jalan utama di Kota Hilo, Mountain View, dan Hawaiian Paradise.

Pusat Badai Nasional (NHC) memprediksi total curah hujan dapat menembus 25 inci di Big Island dan memicu risiko tanah longsor serta banjir bandang susulan hingga akhir pekan.

Status peringatan badai tropis masih diberlakukan untuk wilayah Maui County, Oahu, dan Kauai County dengan potensi hembusan angin melampaui 70 mil per jam sebelum badai bergerak menjauh ke arah Samudra Pasifik pada Senin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author