by

Aturan Pilkada Suara Sah: Dibuka, Dicoblos, Dilipat!

PUBLIKA.ID – Nomor berapa pun baik dalam Pemilihan Kepala Daerah. Namun regulasi yang biasa diterapkan tentu sesuai dengan pola yang biasa dilakukan saat proses pencoblosan.

Nah sosialisasi ini penting disampaikan semua para kandidat. Agar calon pemilih memahami tata cara yang lazim digunakan. Pertama dibuka surat suara, kedua coblos nomor urut dua dan ketiga dilipat.

Selanjutnya pemilih dihadapkan kotak suara. Ketentuan ini benar dan nantinya surat suara akan dihitung sesuai dengan perolehan suara.

Baca Juga  Waspada Polemik Surat Suara Rusak, Zaiful Bokhari Minta KPU Segera Lakukan Penggantian

”Ya lazimnya seperti itu. Masyarakat tak perlu repot kok. Tinggal dibuka surat suarannya, coblos nomor dua, dan langkah ketiga dilipat. Sederhana. Tapi ingat saat nyoblos nanti pakai masker. Dan jaga jarak,” tutur Sudibyo Calon Wakil Bupati Lampung Timur, Kamis (8/10).

Ditambahkan Mas Dibyo—sapaan akrab pria yang khas dengan logat Jawanya itu, nomor 2 adalah nomor yang pas.

”Sudah ndak perlu repot kok. Pokoknya Salam dua jari, salam damai. Lampung Timur adem ayem, warganya wareg lan tentrem,” imbuh Mas Dibyo seraya melempar senyum.

Baca Juga  Diberi Saran Alhamdulillah, Bang Ipul: Dikritik Rakyat itu Vitamin

Sementara itu menurut Ustad Ali, nomor dua juga berarti melanjutkan capaian yang sudah dilakukan oleh pemimpin daerahnya sebelumnya.

Diakui, dalam periode pemerintahan di bawah Bupati Zaiful Bokhari telah banyak kemajuan yang dicapai. Hal ini perlu dilanjutkan dengan program-program yang lebih baik.

”Jalan kampung mulus tho. Adem ayem makmur kan. Jadi mau apa lagi. Yang sudah terbukti dan teruji. Nanti kalau milih, ingat jangan sembarangan nyoblos. Bahaya!” timpalnya.

Baca Juga  Biar Semangat Nyoblos KPPS Bagikan Jamu

Lebih lanjut Ustad Ali menjelaskan beberapa program unggulan pasangan nomor urut dua Zaiful Bokhari-Sudibyo di antaranya perbaikan tata kelola birokrasi dan penguatan pemerintahan desa.

”Kuatkan tradisi gotong-royong. Mendorong pemdes yang akuntabel dan profesional. Selain itu kesejahteraan bagi aparatur desa. Mantap!” ucapnya. (oke/beb)

Baca Juga