Aturan Baju dan Dokumen Wajib Ujian UM-PTKIN 2026 yang Harus Dipatuhi
Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) siap digelar mulai 8 Juni 2026 mendatang. Para peserta yang telah menyelesaikan finalisasi pendaftaran wajib memperhatikan seluruh aturan pelaksanaan karena panitia tidak menyediakan ujian susulan.
Dikutip dari Detikcom yang melansir media sosial Instagram PMB PTKIN, peserta yang tidak hadir pada hari ujian dengan alasan apa pun akan langsung dinyatakan gugur. Pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN 2026 ini berjalan sesuai dengan jadwal, sesi, dan lokasi yang tercantum pada kartu peserta masing-masing.
Panitia juga telah menetapkan aturan mengenai pakaian dan dokumen yang wajib dibawa ke ruang ujian demi kelancaran proses seleksi.
Peserta laki-laki diwajibkan memakai kemeja kasual berwarna cerah yang nyaman, celana longgar bernuansa gelap, dan sepatu tertutup, serta memastikan rambut dalam keadaan rapi.
Sementara itu, peserta perempuan diharuskan mengenakan kemeja kasual berwarna cerah dan nyaman atau gamis yang rapi dan sopan. Aturan lain bagi perempuan adalah memakai celana atau rok longgar berwarna gelap, sepatu tertutup, serta hijab yang rapi dan sopan.
Panitia melarang keras penggunaan kaos oblong, celana atau rok berbahan jeans, sandal, serta penampilan yang dinilai kurang rapi saat berada di lokasi ujian.
Berkas dan Dokumen yang Wajib Dibawa
Setiap peserta yang akan mengikuti ujian SSE UM-PTKIN harus membawa sejumlah dokumen resmi ke lokasi ujian. Dokumen tersebut meliputi kartu peserta ujian dan kartu identitas diri seperti kartu siswa, KTP, atau paspor.
Bagi lulusan angkatan 2026, dokumen tambahan yang harus dibawa adalah surat keterangan lulus asli. Sedangkan untuk lulusan angkatan 2024 dan 2025, wajib membawa ijazah asli, scan ijazah asli, atau fotokopi ijazah yang sudah dilegalisasi oleh pihak berwenang.
Materi Ujian SSE UM-PTKIN 2026
Ujian ini terbagi menjadi beberapa materi, dimulai dengan Tes Penalaran Akademik (TPA). Materi TPA ini mencakup penalaran verbal untuk menguji pemahaman bahasa tertulis, penalaran gambar untuk kemampuan visualisasi objek, serta penalaran kuantitatif guna menguji logika angka dan pemecahan masalah secara sistematis.
Khusus penalaran verbal, konteks soal berkaitan dengan aspek kehidupan sehari-hari. Tema yang diangkat meliputi masalah ke-Indonesiaan, ke-Islaman, sains dan teknologi, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan bisnis, seni budaya, serta olahraga.
Materi berikutnya adalah Tes Literasi yang terdiri atas Penalaran Matematika dan Literasi Membaca. Penalaran Matematika menguji analisis bacaan sederhana yang menyertakan bagan atau tabel, sementara Literasi Membaca menguji pemahaman teks bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab.
Materi penutup adalah Literasi Ajaran Islam yang menguji pemahaman serta analisis materi Al-Qur'an, hadis, fikih, dan sejarah kebudayaan Islam dalam berbagai konteks kehidupan untuk mewujudkan masyarakat madani.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi
Rangkaian ujian SSE UM-PTKIN dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 14 Juni 2026. Setelah pelaksanaan ujian selesai, hasil seleksi akan diumumkan secara resmi pada tanggal 30 Juni 2026.