ASN Kominfo Sumenep Raih Penghargaan Nasional HUT ke-78 BKN

Share

Seorang Aparatur Sipil Negara dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Gunawan Sujana, berhasil meraih penghargaan Juara 3 tingkat nasional dalam kategori "ASN Ajak ASN" pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Badan Kepegawaian Negara yang diumumkan pada Selasa, 9 Juni 2026.

Apresiasi tersebut diberikan oleh Badan Kepegawaian Negara atas inovasi komunikasi publik berbasis digital yang ia bangun secara mandiri melalui platform edukatif pribadi bernama "PNS Jalan-jalan".

Akun digital tersebut dinilai oleh panitia BKN memberikan kontribusi nyata dalam menyebarluaskan informasi mengenai manajemen aparatur sipil negara, regulasi kepegawaian, serta tata kelola pemerintahan menggunakan konten digital yang edukatif, ringan, dan mudah diakses.

Dalam kategori kompetisi yang sama, posisi pertama diraih oleh ekosistem pengembangan aparatur Komunitas Abdi Muda, sementara peringkat kedua ditempati oleh Rini Rosa yang berasal dari Inspektorat Provinsi Jambi.

Pencapaian dari ujung timur Pulau Madura ini menjadi bukti bahwa penguatan literasi publik dan transformasi birokrasi mampu tumbuh melalui kreativitas individu yang memiliki kapabilitas analisis konten yang tajam.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa edukasi birokrasi tidak harus selalu disampaikan secara formal dan kaku. Informasi kepegawaian yang kompleks dapat dikemas lebih sederhana sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh ASN," ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Gunawan mengelola platform tersebut dengan memanfaatkan teknik penceritaan atau storytelling yang interaktif guna mengubah dokumen administratif yang rumit menjadi tayangan segar yang memicu diskusi positif antar-aparatur.

"Penghargaan ini mengonfirmasi bahwa dengan mengoptimalkan narasi visual dan memahami preferensi audiens, regulasi kepegawaian yang kompleks bisa diubah menjadi konten yang mudah dipahami. ‘PNS Jalan-jalan’ dibangun untuk memastikan informasi tata kelola pemerintahan bisa diterima dan diadaptasi dengan mudah oleh sesama aparatur di berbagai wilayah," ujar Gunawan.

Melalui strategi komunikasi digital yang terukur, akun tersebut dikonstruksi sebagai ruang edukasi yang memiliki daya ungkit interaksi tinggi sekaligus memperluas jangkauan informasi di lingkungan birokrasi.

"Pendekatan komunikasi birokrasi tidak harus selalu formal dan kaku. Ketika data, regulasi, dan pengalaman lapangan dikemas dengan narasi yang tepat, pesan kebijakan bisa lebih mudah diterima dan berdampak luas," ujarnya.

Inisiatif personal ini berhasil menembus audiens lintas daerah secara organik sekaligus mempertegas kemampuan aparatur daerah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.

"Penghargaan ini mengonfirmasi hipotesis bahwa edukasi birokrasi tidak harus selalu bersifat instruksional dan kaku. Dengan membedah preferensi audiens dan mengoptimalkan narasi visual, regulasi kepegawaian yang kompleks dapat ditranslasikan menjadi literasi yang organik," jelasnya, Selasa (09/06/2026).

Dilansir dari InfoPublik, maduraindepth.com, detikzone.id, dan sumenepkab.go.id, capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi aparatur lainnya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan literasi birokrasi dan memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author