AS Rudal Jembatan Kereta Api Strategis di Iran Utara

Share

Militer Amerika Serikat membombardir Jembatan Kereta Ogtay Khan di Provinsi Golestan, Iran bagian utara, pada Kamis (9/7/2026) pagi waktu setempat. Jalur logistik perdagangan vital menuju China, Rusia, dan Turkmenistan tersebut hancur akibat terjangan rudal jelajah, seperti dilansir dari Detikcom melalui laporan Al Jazeera.

Aksi pengeboman ini merupakan kelanjutan dari serangan udara masif yang diluncurkan militer Amerika Serikat sejak Rabu (8/7) malam waktu setempat. Operasi militer berturut-turut selama dua hari ini menandai eskalasi konflik terbuka kedua negara yang saling serang di wilayah tersebut.

Rentetan serangan terbaru militer Amerika Serikat tersebut dilaporkan menimbulkan puluhan korban jiwa di pihak Iran. Kementerian Kesehatan Iran mencatat sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 78 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara itu.

Pihak otoritas kesehatan setempat segera mengevakuasi para korban terdampak ledakan ke fasilitas medis terdekat. Namun, instansi tersebut belum memaparkan secara rinci mengenai status para korban tewas dan luka-luka berasal dari kelompok sipil atau militer.

"Dari jumlah korban luka tersebut, sebanyak 47 orang masih dirawat di rumah sakit dan sisanya telah diperbolehkan pulang setelah menerima perawatan medis," kata Kepala Humas Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, dalam pernyataannya melalui akun media sosial X.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author