Pemerintah Amerika Serikat Pulangkan Dua Arca Buddha Curian ke Indonesia
Pemerintah Amerika Serikat resmi mengembalikan dua arca Buddha Avalokiteshvara abad ke-8 kepada Pemerintah Indonesia dalam upacara repatriasi di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York pada Jumat (10/7/2026). Pengembalian benda purbakala berbahan perunggu tersebut diumumkan oleh Jaksa Wilayah Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York, Damian Williams, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Hari ini, kita merayakan kembalinya warisan budaya Indonesia kepada rakyat Indonesia," kata Jaksa AS, Damian Williams.
Pemulangan peninggalan sejarah ini dilakukan setelah adanya gugatan perampasan aset oleh penegak hukum setempat atas benda seni berukuran 40,64 sentimeter dan 50,8 sentimeter tersebut. Berdasarkan catatan investigasi, dua arca dalam posisi berdiri itu awalnya dicuri dari situs arkeologi di Indonesia oleh jaringan penjarah internasional sebelum diselundupkan ke Bangkok dan dijual kepada kolektor di Amerika Serikat melalui perantara pedagang barang antik, Douglas Latchford.
"Kantor kejaksaan berkomitmen penuh untuk memberantas perdagangan gelap karya seni dan benda purbakala hasil curian maupun jarahan. Kami akan terus bekerja sama dengan Penyelidik Keamanan Dalam Negeri AS (HSI) guna menghentikan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan dari karya seni bersejarah. Kami juga berterima kasih kepada kolektor karya-karya ini atas kesukarelaanya mengembalikan benda-benda tersebut dengan aman. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat memulangkan karya-karya sini ke tanah asalnya," kata jaksa AS, Damian Williams.
Penyelidikan intensif yang berjalan sejak satu dekade terakhir mendapati bahwa Latchford menyembunyikan riwayat ilegal barang purbakala tersebut sebelum akhirnya ia didakwa atas konspirasi perdagangan benda seni ilegal pada 2019. Proses hukum terhadapnya kemudian dihentikan setelah Latchford dinyatakan meninggal dunia, yang disusul oleh penyerahan sukarela seluruh koleksi arca tersebut oleh pemegangnya di akhir tahun 2021.