Argentina Hadapi Tantangan Austria di Piala Dunia 2026
Pelatih Tim Nasional Argentina Lionel Scaloni mengantisipasi pertandingan sengit melawan Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Amerika Serikat, menjelang pertandingan Selasa, 23 Juni 2026.
Pertemuan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama memetik kemenangan di laga perdana, di mana Argentina menempati peringkat pertama FIFA sedangkan Austria berada di posisi ke-24.
Scaloni menyoroti aturan penghentian pertandingan akibat cuaca panas yang dinilai merusak ritme permainan serta menguntungkan strategi bertahan lawan.
"El calor y que se pare el partido constantemente hacen que eso le dé una mano al equipo teóricamente más débil. Creo que al final se hizo para tener más tiempo y se hace un poco cortado. Eso de cuatro tiempos parece irreal" kata Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Ia menambahkan bahwa jeda di tengah babak tersebut mengubah seluruh rencana taktis yang telah disiapkan oleh tim pelatih.
"Todo lo que tenga en la cabeza puede cambiar en base a lo que pase en esos 22 minutos. Tenemos gente analizando el partido desde la tribuna y nosotros en el banco. Lo que se hace en un entretiempo, se hace ahí.
Creo que para el que pretende atacar te da tiempo a corregir, pero se hace raro adaptarse a eso. Si se sigue, imagino que en un tiempo será algo normal; hoy no está normal" tutur Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Di luar masalah teknis lapangan, Scaloni memastikan kondisi kapten Lionel Messi sangat prima menjelang hari ulang tahunnya yang ke-39 pada Rabu, 24 Juni 2026.
"Que sea feliz, es lo que todos queremos" harap Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Suasana internal tim juga dilaporkan tetap solid setelah sempat diterpa kabar bohong mengenai meninggalnya ayah Lionel Messi.
"El grupo saca adelante las situaciones tanto buenas o malas. Al lado de un amigo siempre es mejor. Eso es lo que todos sentimos" pungkas Lionel Scaloni, Pelatih Timnas Argentina.
Di sisi lain, laporan es-us.noticias.yahoo.com menunjukkan perbedaan kontras aspek ekonomi kedua negara, di mana PBI Argentina tahun 2025 mencapai US$ 665.800 juta, lebih tinggi dari Austria sebesar US$ 579.928 juta menurut data Bank Dunia dan FMI.
Namun, Austria unggul telak dalam PBI per kapita sebesar US$ 63.161 dibandingkan Argentina yang hanya US$ 14.521,6, serta memiliki tingkat inflasi tahunan yang jauh lebih rendah di angka 3,7 persen pada Mei 2026.