Ardina Rasti Pilih Koleksi Jam Tangan Vintage sebagai Investasi
Pasangan selebritas Ardina Rasti dan Arie Dwi Andhika gemar mengoleksi jam tangan vintage karena nilai seni serta potensi investasinya. Kegemaran ini diungkapkan Rasti saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.
"Terus jam tangan, aku jam tangan vintage dari tahun '80-an," ujar Ardina Rasti.
Rasti mengaku mengoleksi jam lawas hingga keluaran tahun 1940-an. Sementara itu, sang suami menyebutkan bahwa koleksi mereka sudah cukup banyak dan dipandang sebagai investasi jangka panjang.
"Itu merupakan investasi ke depan buat kita berdua," ujar Arie.
Menurut Rasti, para pencinta jam tangan vintage memiliki komunitas tersendiri. Ia menilai setiap jam tangan jadul mempunyai nilai sejarah tersendiri dan lebih awet.
"Menurut aku ada seninya. Misalnya jam tahun 1980, tahun kelahiran kita, atau jam yang dulu dipakai pilot zaman dahulu. Di masanya jam itu terkenal banget.
Dan ternyata jam-jam jadul itu lebih tahan lama dibanding jam sekarang. Sampai sekarang masih berfungsi dengan sangat baik," jelas Rasti.
Meskipun mengoleksi jam vintage, Rasti mengaku tidak selalu membeli barang-barang mahal. Ia kerap berburu jam tangan di pasar loak demi mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
"Kadang kita dapatnya di pasar loak. Kita tipe yang kalau bisa murah, kenapa harus mahal," kata Rasti.
Dalam berbelanja, Rasti selalu membandingkan harga dan memilih membeli secara online jika lebih murah. Namun untuk sepatu, ia tetap datang ke toko langsung agar bisa mencobanya. Rasti juga membagikan pengalamannya mengenakan pakaian murah seharga Rp5.000 hingga Rp10.000 saat bekerja menjadi pembawa acara.
"Aku waktu jadi host Bedah Rumah, banyak banget yang kaget aku selalu pakai baju harga Rp10 ribu dan Rp5 ribuan. Benar-benar literal ada yang Rp5 ribuan," ungkap Rasti.
Sebagian besar baju syutingnya sengaja dibeli dengan harga di bawah Rp50.000 agar ia tidak merasa sayang saat harus menggunakannya di lokasi yang ekstrem.
"Jadi nggak sayang kalau mau dibawa nyemplung-nyemplung," ujar Rasti.
Rasti menegaskan dirinya lebih mengutamakan kenyamanan dibandingkan tren fesyen dan kini lebih menyukai produk-produk lokal.
"Aku malah suka hampir semuanya barang lokal yang aku pakai sekarang. Kayaknya makin berumur makin lebih penting kenyamanan daripada gaya," kata Ardina Rasti.