Arab Saudi Rampungkan Akuisisi Electronic Arts Senilai Rp 985 Triliun
Proses akuisisi terhadap raksasa pengembang gim Electronic Arts (EA) senilai USD 55 miliar atau setara Rp 985 triliun kini telah usai. Dilansir dari Detik iNET, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi resmi memegang porsi kepemilikan mayoritas atas pembuat waralaba EA Sports FC tersebut.
Pengambilalihan saham ini membawa perubahan mendasar pada struktur korporasi. Transaksi pemilikan saham tersebut secara otomatis menghentikan perdagangan lembaran saham Electronic Arts di bursa Nasdaq, lantaran statusnya yang berganti dari perusahaan publik menjadi perusahaan tertutup.
Menyusul perpindahan status entitas usaha tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Electronic Arts, Andrew Wilson, mengumumkan perubahan komposisi manajemen puncak. Cam Weber ditunjuk mengisi posisi kepala divisi studio menggantikan Laura Miele, sementara David Tinson ditetapkan sebagai Chief Operating Officer (COO). Selain peran baru tersebut, kededuanya sekaligus menduduki jabatan sebagai presiden perusahaan.
"Memimpin fase selanjutnya ini membutuhkan kreativitas yang berani dan eksekusi yang luar biasa. Kami memiliki tim kepemimpinan yang sangat berpengalaman di seluruh perusahaan, dan seiring dengan terus berkembangnya peluang kami, saya sangat antusias untuk bermitra dengan Cam dan David," kata Wilson dalam memo kepada karyawan, dikutip dari Detik iNET.
Wilson menilai kepemimpinan kedua figur tersebut telah membawa organisasi melewati periode transisi krusial. Cam dan David dinilai mempunyai rekam jejak kepemimpinan yang matang, dedikasi tinggi, serta komitmen kuat pada pengembangan tim dan komunitas pengguna gim racikan perusahaan.
"Saat kita memulai babak selanjutnya ini, saya lebih optimis dari sebelumnya tentang apa yang akan kita ciptakan bersama. Peluang di depan sangat luar biasa, dan akan diwujudkan oleh kreativitas, ambisi, dan keyakinan kita pada apa yang mungkin," ujar Wilson.
Rangkaian transaksi jumbo ini sejatinya telah dipublikasikan sejak 29 September 2025. Pembelian instrumen ekuitas ini dieksekusi oleh konsorsium investor yang beranggotakan PIF Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Satu bulan pascapengumuman, seluruh jajaran pemegang saham perseroan memberikan persetujuan restrukturisasi tersebut.
"Sebagai investor minoritas di perusahaan ini selama lebih dari lima tahun, kami memiliki pemahaman mendalam tentang platform unik EA, waralaba olahraga dan game global yang besar, serta kekayaan intelektual (IP) yang ikonik," tutur wakil gubernur PIF Arab Saudi sekaligus kepala investasi internasional, Turqi Alnowaiser.
Alnowaiser menerangkan bahwa ekspansi pada sektor media hiburan dan cabang olahraga merupakan agenda prioritas dalam peta jalan investasi PIF, mengingat tingkat pertumbuhan sektor tersebut terbilang sangat masif secara global.
"Bersama-sama, Konsorsium ini memiliki posisi unik untuk menjadi mitra jangka panjang bagi tim manajemen EA dalam mendorong pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan bagi EA dan industri ini," ucap Alnowaiser.
Langkah investasi PIF di tubuh pencipta gim tersebut telah dirintis sejak 2021 melalui pembelian saham perdana bernilai lebih dari USD 3 miliar. Portofolio kepemilikan dana abadi tersebut kemudian terus diperbesar hingga melonjak 55 persen pada tahun 2023.