Aparat Gabungan Siagakan Belasan Ribu Personel Amankan Demo Harkitnas di Jakarta

Share

Sebanyak 14.237 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat sipil di sejumlah titik wilayah Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.

Pengerahan massa tersebut bertepatan dengan momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang berpusat di beberapa lokasi strategis Ibu Kota.

Dilansir dari Tirto, kekuatan pengamanan ini mengintegrasikan 12.263 personel kepolisian, 500 personel TNI, 74 personel pemerintah daerah, 400 personel pengamanan dalam DPR/MPR RI, serta 1.000 personel Sabuk Kamtibmas dan Potmas.

Pengamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat mendapatkan atensi khusus dengan penyiagaan 7.345 personel gabungan guna menjamin kelancaran serta ketertiban penyampaian pendapat.

Maksimalisasi pengamanan dengan pendekatan humanis dan persuasif menjadi fokus utama demi memastikan situasi tetap kondusif di lapangan.

"Kami telah menyiapkan 7.345 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan upaya persuasif," kata Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Langkah preventif ini disebut sebagai bentuk pelayanan kepolisian demi memberikan jaminan kebebasan berpendapat di muka umum bagi masyarakat yang dilindungi undang-undang.

"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun kami juga mengimbau agar peserta aksi tetap tertib, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku," ujar Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Antisipasi terhadap potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota juga dilakukan pihak kepolisian lewat penyiapan skema pengalihan arus kendaraan secara kondisional.

"Arus lalu lintas di sekitar kawasan kantor DPR/MPR RI akan diberlakukan pengalihan secara situasional. Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan," kata Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kepolisian meminta masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Berdasarkan data yang dihimpun Tirto, pergerakan massa tersebar di tiga lokasi sejak pagi hingga siang hari, yang diawali oleh demo guru pada pukul 08.00 WIB di depan Gedung DPR/MPR RI demi menuntut reformasi tata kelola guru dan pembentukan sistem terpadu "Guru Indonesia".

Aksi berikutnya bergeser ke JIEXPO Kemayoran yang melibatkan DPC GRIB Jaya Jakarta Pusat mulai pukul 10.00 WIB, disusul pergerakan kelompok mahasiswa dari BEM SI Kerakyatan di Jalan Medan Merdeka Selatan pada pukul 13.00 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author