Anthropic Tutup Pendanaan Baru demi Lampaui Valuasi OpenAI

Share

Startup kecerdasan buatan Anthropic PBC segera menutup putaran pendanaan terbaru yang diperkirakan menembus angka US$30 miliar atau setara Rp531 triliun paling cepat minggu depan. Langkah strategis ini diproyeksikan mendongkrak valuasi perusahaan hingga di atas US$900 miliar.

Penyelesaian penggalangan dana tersebut bakal membawa Anthropic melampaui nilai pesaing utamanya, OpenAI, sekaligus menjadikannya sebagai startup AI paling berharga di dunia, dilansir dari Bloombergtechnoz pada Sabtu (23/5/2026).

Sejumlah perusahaan modal ventura papan atas seperti Sequoia Capital, Dragoneer Investment Group, Altimeter Capital, dan Greenoaks Capital Partners diperkirakan memimpin putaran ini. Setiap firma tersebut berencana menyuntikkan dana sekitar US$2 miliar.

Investor terdahulu termasuk Founders Fund milik Peter Thiel dan General Catalyst juga dilaporkan bersiap untuk berpartisipasi kembali. Komitmen investasi ini masih dalam tahap finalisasi sehingga rincian syaratnya masih berpotensi berubah.

Kenaikan minat investor ini terjadi hanya dalam hitungan minggu setelah Anthropic menerima beberapa proposal masuk pada akhir April. Perusahaan kemudian memulai diskusi formal pada awal bulan ini untuk merespons kuatnya permintaan terhadap produk AI mereka, Claude.

Terkait kabar penggalangan dana masif ini, pihak Anthropic, Founders Fund, Sequoia, dan General Catalyst menolak memberikan komentar. Sementara itu, Dragoneer, Altimeter, dan Greenoaks tidak memberikan respons terhadap permintaan konfirmasi.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2021 oleh mantan karyawan OpenAI ini mencatatkan lompatan finansial yang signifikan. Anthropic memproyeksikan pendapatan kuartal kedua mencapai US$10,9 miliar, naik dua kali lipat lebih dari kuartal sebelumnya.

Metrik pendapatan tahunan perusahaan diproyeksikan melewati US$50 miliar pada akhir bulan depan. Lonjakan ini terhitung luar biasa mengingat tingkat proyeksi pendapatan setahun penuh mereka baru menyentuh angka US$4 dilar pada Juli tahun lalu.

Dalam sebuah konferensi bulan ini, CEO Anthropic Dario Amodei memaparkan situasi pertumbuhan internal perusahaan yang melesat tajam.

"pertumbuhan 80 kali lipat" kata Dario Amodei, CEO Anthropic.

Pihak manajemen menambahkan bahwa startup tersebut kini bekerja secepat mungkin untuk mengamankan lebih banyak sumber daya komputasi demi mendukung operasional layanan yang melonjak.

Guna memperluas kapasitas infrastruktur, Anthropic telah menyepakati kontrak senilai US$45 miliar dengan SpaceX milik Elon Musk dan US$1,8 miliar dengan Akamai Technologies Inc. Kerja sama pengadaan chip dan layanan cloud juga dijalin bersama Google.

Google sendiri baru-baru ini berkomitmen menginvestasikan dana US$10 miliar dengan valuasi perusahaan US$350 miliar. Raksasa teknologi itu berencana menambah investasi hingga US$30 miliar jika Anthropic berhasil memenuhi target kinerja tertentu.

Di sisi lain, Amazon.com Inc. sebelumnya telah menyatakan komitmen investasi sebesar US$5 miliar pada tingkat valuasi yang sama. Amazon juga memiliki rencana jangka panjang untuk menyuntikkan dana tambahan sebesar US$20 ke Anthropic secara bertahap.

Langkah ekspansi masif Anthropic ini memperketat persaingan dengan OpenAI yang dihargai sebesar US$852 milar pada putaran pendanaan Maret lalu. OpenAI sendiri dilaporkan bakal mengajukan draf dokumen secara rahasia untuk melakukan penawaran umum perdana dalam beberapa hari mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author