ANOA Token Luncurkan PickMe Guna Dukung Developer Game Lokal

Share

Developer game lokal kerap menghadapi tantangan besar. Hambatan tersebut muncul saat mencari pemain yang bersedia menguji permainan dan memberikan masukan sebelum perilisan resmi. Melihat kebutuhan tersebut, ANOA Token meluncurkan PickMe.

Platform berbasis Web3 ini dihadirkan untuk mempertemukan para pengembang game dengan komunitas gamer, seperti dikutip dari Detik iNET. Melalui wadah tersebut, para pengembang dapat membagikan konsep permainan dan memaparkan perkembangan proyek. Mereka juga bisa mengumpulkan ulasan hingga memperoleh masukan langsung dari calon pemain.

Keterlibatan komunitas sejak fase awal dinilai mampu mendongkrak kualitas produk. Langkah ini sekaligus memperbesar peluang game buatan kreator domestik untuk terus tumbuh di pasar.

Kehadiran platform baru ini menjadi bagian dari peta jalan Phase 4 ANOA. Strategi tersebut difokuskan pada penguatan ekosistem Web3 gaming di Indonesia lewat peningkatan utilitas serta kolaborasi pemain. "PickMe kami siapkan sebagai ruang baru bagi developer dan komunitas untuk saling terhubung. Kami ingin membangun ekosistem di mana ide, feedback, dan partisipasi komunitas bisa menjadi bagian penting dari pertumbuhan game lokal," ujar Web3 Lead ANOA, Mrpunk dikutip dari siaran pers, Minggu (12/7/2026).

Wadah ini dirancang berbeda dari platform distribusi digital pada umumnya. Komunitas tidak sekadar diposisikan sebagai konsumen akhir, melainkan dilibatkan aktif dalam diskusi dan proses kreasi. Skema interaktif ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pembuat konten dan penikmat game. Selain itu, ekosistem tersebut berpotensi mendorong lahirnya lebih banyak karya digital dari Indonesia.

Sebelum membangun infrastruktur Web3, pihak pengembang telah lebih dulu mendekati komunitas gaming Web2. Salah satu upayanya dilakukan lewat pemberian dukungan terhadap turnamen esports IESPA pada 5-6 Juni 2026. Inisiatif tersebut menjadi jembatan awal untuk mengenalkan konsep ekosistem digital yang terbuka.

Model kolaboratif ini kemudian diarahkan bagi para pencinta game di tanah air. Selain meluncurkan platform baru, penyedia aset digital ini menjalankan program penguatan komunitas. Program tersebut mencakup staking token dengan imbal hasil hingga 16% APY serta kampanye penghargaan via Zealy.

Edukasi berkala juga digelar secara konsisten oleh pihak manajemen. Proses sosialisasi dilakukan lewat sesi diskusi mendalam atau AMA yang memanfaatkan saluran Telegram serta media sosial X.

Pihak pengelola mengungkapkan bahwa token digital miliknya memiliki total pasokan terbatas sebanyak 10 juta token. Distribusi dan pengembangan ekosistem selanjutnya akan diarahkan pada aspek keberlanjutan. Fokus jangka panjang korporasi mencakup pengembangan platform, aktivitas pemasaran, penyediaan likuiditas, hingga inovasi teknologi.

Langkah ini bertujuan mendukung pertumbuhan industri Web3 gaming nasional. Perusahaan menegaskan informasi mengenai staking maupun token bukan merupakan ajakan berinvestasi. Pengguna tetap diimbau memahami risiko aset digital sebelum memutuskan untuk berpartisipasi dalam ekosistem tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ANOA Token game lokal PickMe Web3
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author