Umat Muslim Dianjurkan Membaca Doa Setelah Azan Demi Meraih Keberkahan

Share

Amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim setelah mendengar panggilan salat adalah membaca doa setelah azan. Membaca doa ini menjadi sebuah bentuk ikhtiar untuk memohon rahmat, keberkahan, sekaligus syafaat dari Allah SWT.

Umat Muslim juga dianjurkan untuk menghentikan sejenak segala aktivitas mereka ketika azan sedang berkumandang. Panggilan salat tersebut sebaiknya dijawab dengan penuh kekhusyukan sebelum melafalkan doa yang memiliki keutamaan besar.

Kehadiran azan tidak hanya berfungsi sebagai penanda masuknya waktu salat, melainkan juga pengingat bagi umat Muslim untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Memanjatkan doa setelah azan dinilai dapat membuat hati terasa lebih tenang dan penuh keberkahan.

Dilansir dari HaiBunda, terdapat beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan oleh umat Muslim setelah berkumandangnya azan.

1. Doa Setelah Azan

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Robbana dholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin

Artinya: "Ya Allah, kami telah menzalimi diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami dan merahmati kami, niscaya kami menjadi orang-orang yang rugi."

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

Allahumma rabba haadzihidda'watitammah washshalaatil qaa'Imah, aati muhammadanil wasiilata walfadliilah wab'atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa'adtakh

Artinya: "Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan Pemilik salat yang akan didirikan ini, berikanlah wasilah (perantara) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad. Tempatkanlah ia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana Engkau telah janjikan."

اللهم هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فاغْفِرْ لِي

Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du'aaika faghfir lii

Artinya: "Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."

2. Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

Dalam H.R At Tirmidzi dijelaskan bahwa doa yang diucapkan setelah azan adalah doa keselamatan dunia dan akhirat.

اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِيْ الدُّنْيَا وَالْأَخِرَةِ

Artinya: "Ya Allah, aku mohon pada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat."

3. Melafalkan Selawat

Umat Muslim juga dianjurkan untuk melafalkan selawat setelah azan berkumandang, sesuai dengan apa yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Amalan melafalkan selawat yang dianjurkan ini juga dapat diajarkan kepada anak-anak.

Ketentuan dan Hukum Azan

Azan merupakan panggilan resmi yang dikumandangkan untuk mengumumkan bahwa waktu pelaksanaan salat wajib telah tiba. Seluruh masjid di dunia mengumandangkan azan ini sebanyak lima kali dalam sehari.

Berdasarkan buku Dahsyatnya Adzan oleh M. Syukron Maksum, mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum azan adalah sunnah muakkad bagi laki-laki untuk salat berjamaah di setiap masjid, baik pada salat lima waktu maupun salat Jumat.

Sementara itu, ulama dari mazhab Hambali memiliki pandangan berbeda yang menyatakan bahwa hukum azan serta iqamah adalah fardu kifayah untuk salat lima waktu, baik secara mandiri maupun berjamaah. Hal ini berlandaskan pada hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

"Jika telah masuk waktu salat, maka adzan salah seorang di antara kalian dan imamlah orang yang lebih tua di antara kalian."

Apabila sudah ada satu orang yang mengumandangkan azan, maka orang lain tidak perlu lagi melakukannya. Tindakan tersebut menandakan bahwa kewajiban untuk mengumandangkan azan telah gugur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author