Anime Jaadugar Tampilkan Budaya Mongol-Persia dengan Suara Azan yang Menggetarkan

Share

Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia yang baru tayang sebulan lalu langsung meraih posisi teratas sebagai anime terfavorit pekan ini, menurut voting yang dirilis oleh situs Anime Trending, dilansir dari Detikcom.

Keunggulan anime ini antara lain karena detail latar yang menonjolkan budaya Mongol-Persia dan keberanian memasukkan suara azan secara utuh sebagai pembuka adegan. Suara azan tersebut mendapat pujian luas dari komunitas muslim di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tokoh utama di anime ini adalah Fatima atau Sitara, seorang gadis muslim Persia yang cerdas dan memiliki keahlian dalam bidang pengobatan. Cerita berlatar abad ke-13 di kekaisaran Mongol ini mengisahkan perjuangan Sitara menghadapi intrik politik dan perubahan sejarah di lingkungan kekaisaran.

Dalam salah satu adegan, tokoh utama yang mengenakan hijab panjang dan penutup wajah berlari menuju sumber suara azan. Saat tiba di depan masjid dengan kubah khas, ia membuka penutup wajahnya dan tampak terpesona serta tersenyum.

Keberadaan elemen budaya Mongol-Persia yang ditampilkan secara rinci dan realistis sangat jarang ditemukan dalam industri anime Jepang. Penambahan suara azan secara lengkap dari awal hingga akhir menjadi nilai tambah yang memikat perhatian penonton dan komunitas muslim dunia.

Selain Jaadugar, daftar anime favorit pekan ini juga menampilkan Goodbye, Lara dari Kinema Citrus, Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation karya Studio Bind, Kaiju Girl Caramelise, dan You and I Are Polar Opposites season kedua.

Anime ini menunjukkan bagaimana cerita berlatar budaya dan sejarah yang kuat dapat menarik perhatian penonton global sekaligus memberikan penghormatan pada keanekaragaman budaya melalui medium animasi Jepang.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Anime azan budaya Mongol Persia
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author