Polisi AS Tangkap Andrew Tate dan Tristan Tate di Miami
Aparat penegak hukum Amerika Serikat menangkap influencer Andrew Tate dan saudaranya, Tristan Tate, di Miami pada Sabtu, 18 Juli 2026, waktu setempat. Otoritas keamanan US Marshals Service membekuk mantan atlet kickboxer tersebut di sela-sela acara olahraga bela diri atas permintaan ekstradisi dari pemerintah Inggris. Kejaksaan Agung Inggris (CPS) dan Kepolisian Bedfordshire menegaskan bahwa penangkapan ini didasarkan pada surat perintah terkait dugaan serangkaian tindak pidana seksual yang terjadi antara Juli 2010 hingga Agustus 2017.
Kedua warga negara ganda AS-Inggris ini menghadapi dakwaan berat, termasuk tujuh tuduhan pemerkosaan baru, perdagangan manusia untuk eksploitasi seksual, penganiayaan, serta kepemilikan materi pornografi anak yang ekstrem.
Jumlah korban dalam proses hukum di Inggris kini bertambah menjadi tujuh orang setelah polisi menerima berkas barang bukti tambahan. Langkah hukum ini menjadi kelanjutan dari penegasan jaksa Inggris pada Mei 2025 yang menyiapkan 21 dakwaan pidana dari kasus periode 2012-2016 terhadap mereka, setelah sebelumnya menerbitkan surat perintah penangkapan Eropa saat keduanya berada di Rumania.
Pihak pembela menolak keras seluruh tuduhan yang diarahkan kepada klien mereka setelah penahanan terjadi. Pernyataan penolakan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan hukum resmi kedua tersangka untuk merespons tindakan dari kejaksaan.
Hingga saat ini, proses hukum ekstradisi di pengadilan Amerika Serikat masih berjalan untuk menentukan waktu penyerahan Andrew dan Tristan Tate ke otoritas Inggris.