Analis Sony Stop Game Fisik
Analis Sony Stop Game Fisik – Dalam seminggu terakhir ini, komunitas Gamer banyak yang protes terhadap rencana Sony akan meninggalkan game fisik mulai tahun 2028. Tidak hanya Gamer, bahkan para pelaku dalam industri video game juga turut ramai memberikan kritik dan protes mereka dengan rencana dari Sony tersebut.
Sementara itu seorang Analis membagikan pendapatnya bahwa protes mereka terhadap Sony dirasa tidak akan berhasil. Namun komunitas Gamer justru merasa curiga dengan pernyataan atau bahkan profil dari Analis tersebut. Kenapa bisa begitu?
Analis Sebut Protes Sony Stop Game Fisik Tidak akan Berhasil
Semua ini berawal dari seorang Analis bernama Dr. Serkan Toto yang merupakan CEO dari firma konsultan industri game Jepang Kantan Games membagikan pendapatnya kepada IGN. Dia memberikan tanggapannya terhadap banyaknya orang menunjukkan protes dengan rencana Sony meninggalkan game fisik dengan cara seperti membatalkan Subscriptions PS Plus.
Dr. Serkan Toto berpendapat bahwa meskipun ada sekitar setengah juta orang yang membatalkan Subscriptios PS Plus sebagai bentuk aksi protes, itu diibaratkan hanya setetes air di lautan saja bagi pihak Sony. Menurutnya aksi protes tersebut tidak akan mengubah keputusan dari Sony dalam meninggalkan game fisik mulai tahun 2028 mendatang.
Berikut ini pernyataan dari Dr. Serkan Toto.
Saya turut bersimpati terhadap para fans media fisik, tapi Sony tidak akan menarik keputusan ini. Mereka tahu betul bakal seperti apa reaksi orang-orang di internet dan mereka sekarang hanya menunggu badai berlalu saja. Sony memiliki lebih dari 120 juta aktif PlayStation User. Sekitar 50 juta orang yang menggunakan layanan Subscribe PlayStation Plus. Sebagai percobaan, anggap ada sekitar 500 ribu orang protes, itu berarti hanya sekitar 1% saja bisnis milik Sony hilang. Tentu saja itu tidak akan cukup bagi Sony untuk memulai mempertimbangkan lagi. Digital itu terlalu menguntungkan. Dr. Serkan Toto
Gamer Curiga dengan Profil Dr. Serkan Toto
Pendapat dari Dr. Serkan Toto cukup sulit dibantah mengenai bagaimana Sony tidak akan mempertimbangkan lagi meningalkan game fisik, mengingat beralih ke game digital memiliki potensi yang lebih menguntungkan. Namun komunitas Gamer justru merasa curiga, bukan soal pendapatnya, tapi mengenai profil karir dari Dr. Serkan Toto itu sendiri.
Pada tweet IGN membahas mengenai pendapat dari Dr. Serkan Toto, diketahui mendapatkan Community Note dari komunitas Twitter X. Pada catatan tersebut membagikan informasi mengenai profil dari Dr. Serkan Toto.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, Dr. Serkan Toto merupakan Analis yang terafiliasi dengan Universitas Keio pada bidang Penelitian dan Pengembangan media digital dan Microlens. Diketahui tempat tersebut merupakan mitra dagang dengan perusahaan Sony dan berlokasi sangat dekat dari kantor pusat Sony.
Community Note juga menjelaskan bahwa Universitas tempat Dr. Serkan Toto berada dianggap menguntungkan mereka secara finansial melalui pengembangan Microlens yang akan menggantikan pabrik Disc di Austria.
Hal ini bisa jadi berkaitan dengan berita kami sebelumnya terkait bagaimana pabrik Disc PlayStation milik Sony diketahui sudah mulai dialihfungsikan dan berencana fokus dalam produksi Microlens.
Mengetahui informasi dari Community Note tersebut tentu saja memunculkan kemarahan dan kekesalan dari komunitas Gamer. Banyak dari Gamer memberikan berbagai macam komentar pedas terhadap bagaimana Sony diduga mencoba untuk melakukan damage control dengan situasi mereka saat ini.
Berikut ini beberapa reaksi dari Gamer setelah mengetahui profil dari Analis Dr. Serkan Toto.
Said analyst is probably paid off to do damage control. I’ll stay fighting about this thanks! There’s more to it than just “discs”! Still a long fight to go for actual “ownership” as well & not having a monopolistic storefront! There was always more to this than just the disc!? pic.twitter.com/lMLr1YW7f8 — Mikey (@MikeyGaymer) July 9, 2026
When the PS3 launched, every casual gamer jumped ship to the Xbox360. Fans were the ones supporting Sony through its whole life. When the PS6 launches, all those fans will have moved on. Good will is at an all time low. All they’ll have left is the casual fans. You think the… pic.twitter.com/Y23pRrSRbs — STUMBLYN (@Stumblyn) July 9, 2026
Itulah informasi mengenai pendapat dari Analis terkait protes terhadap Sony stop game fisik yang ternyata Gamer menemukan dia ada kaitannya dengan perusahaan tersebut. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?