Anak Difabel Hilang di Jakarta Barat Ditemukan di Joglo

Share

Seorang anak laki-laki penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di Jakarta Barat ditemukan di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, oleh petugas gabungan pada Kamis (6/8/2026), menurut keterangan Satpol PP Jakarta Barat.

Anak tersebut ditemukan dalam kondisi tertidur di dalam kandang anjing. Petugas Satpol PP yang menemukan langsung menyerahkan anak itu kepada keluarganya di lokasi penemuan.

Pihak keluarga, termasuk kedua orang tua dan bibi anak tersebut, hadir di lokasi dan menyatakan rasa syukur atas ditemukannya keponakan mereka.

"Seorang anak tunawicara yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas Satpol PP Jakarta Barat bersama Dinas Sosial," ujar Satpol PP Jakarta Barat.

Bibi korban terlihat sangat cepat menuju lokasi penemuan dan langsung menggendong keponakannya yang mengenakan kaus hitam-kuning.

"(Ditemukan) dalam keadaan tertidur di dalam sebuah kandang anjing, di kelurahan Joglo," ujar bibi korban.

Petugas kemudian menanyakan kepada bibi, dan dia membenarkan bahwa anak tersebut adalah keponakannya.

"Itu, bukan, keponakannya, Bu?" tanya petugas.

"Alhamdulillah benar, Pak," jawab bibi bocah tersebut.

Selain bibi, kakak perempuan anak itu juga sudah berada di lokasi saat penyerahan korban kepada keluarga.

Orang tua anak tersebut turut menjemput dan terlihat bahagia setelah anak mereka ditemukan oleh petugas gabungan.

Satpol PP menjelaskan bahwa berkat kesigapan petugas dan kepedulian masyarakat, proses pencarian berhasil membuahkan hasil. Anak tersebut kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan dan perlindungan lebih lanjut.

"Berkat kesigapan petugas dan kepedulian masyarakat, proses pencarian membuahkan hasil. Anak tersebut kemudian dievakuasi dengan aman untuk mendapatkan penanganan dan perlindungan lebih lanjut," kata Satpol PP.

Identitas anak tidak diungkapkan demi menjaga privasi. Anak tersebut telah kembali dengan aman ke keluarga dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pencarian.

Satpol PP menambahkan bahwa kisah ini mengingatkan pentingnya kepedulian, kewaspadaan, dan kerja sama antarinstansi dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak yang membutuhkan.

"Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian, kewaspadaan, dan kerja sama antarinstansi dapat menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan pertolongan. Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman, perlindungan, dan perhatian dari kita semua," ujar Satpol PP.

Informasi ini dilaporkan dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author