Alat Pelacak Buatan China Ditemukan di Mobil PM Inggris
Sebuah perangkat pelacak rahasia buatan China ditemukan terpasang pada bagian yang disegel di dalam mobil dinas Perdana Menteri Inggris. Penemuan komponen impor ini memicu kekhawatiran serius mengenai spionase agresif yang menargetkan pejabat tinggi pemerintahan.
Kabar mengenai dugaan operasi intelijen tersebut dilansir dari Detikcom, Rabu (10/6/2026). Informasi pemantauan kendaraan dinas ini dibuka kepada para anggota parlemen Inggris oleh Charles Parton dari lembaga think-tank Council on Geostrategy pada Selasa (9/6) waktu setempat.
Insiden pelacakan ini sebenarnya telah terdeteksi sejak tahun 2022. Komponen geolokasi tersebut diduga dipasang langsung oleh pihak pabrikan pada modul seluler kendaraan dinas yang digunakan menteri dan diplomat Inggris.
Pihak parlemen memeriksa temuan ini karena modul serupa digunakan secara luas pada berbagai perangkat harian. Dampak dari penemuan tersebut membuat otoritas keamanan Inggris langsung melakukan pembongkaran massal pada seluruh armada kendaraan resmi pemerintah.
"Mobil Perdana Menteri pada tahun 2022 mengirimkan data ke China melalui modul seluler," ungkap Parton.
Mantan diplomat yang bertugas selama 40 tahun tersebut menjelaskan bahwa peranti itu mengirimkan koordinat lokasi secara otomatis. Namun, ia tidak merinci siapa di antara Boris Johnson, Liz Truss, atau Rishi Sunak yang menjadi target operasi pelacakan.
"Seorang anggota senior pemerintah yang pasti mengetahui mobil siapa itu telah memberitahu saya," kata Parton.
Pemerintah China secara tegas menolak tuduhan keterlibatan dalam pemasangan alat pengintai di mobil operasional Inggris tersebut. Otoritas Beijing menyebut isu itu sebagai upaya menghambat kerja sama ekonomi kedua negara.
"Kami sangat menentang manipulasi politik terhadap kerja sama ekonomi dan perdagangan normal atau pencemaran nama baik perusahaan-perusahaan China," kata otoritas Beijing.
Hingga saat ini, lembaga-lembaga pertahanan Inggris memilih untuk menutup rapat informasi lanjutan mengenai pengamanan area internal kabinet. Kepolisian Metropolitan London atau Scotland Yard selaku pengelola kendaraan dinas menolak memberikan konfirmasi detail mengenai sistem keamanan protektif mereka.