Akuntan di Jakbar Direkayasa Laporan Begal untuk Klaim Asuransi Laptop

Share

Seorang akuntan berinisial AC membuat laporan palsu tentang begal di Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mengklaim asuransi dan menghentikan cicilan laptop yang sudah berjalan lima bulan.

AC mengaku kehilangan laptop Lenovo Lebion senilai Rp 27,3 juta akibat dirampas begal, tetapi polisi menemukan laporan tersebut tidak benar, dilansir dari Detikcom.

Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP George Ruben AY menjelaskan, "Laptop tersebut bernilai sekitar Rp 27,3 juta dan baru dibayar sekitar lima kali angsuran. Dengan dasar laporan polisi bahwa dirinya menjadi korban begal, pelapor bermaksud mengajukan klaim kepada pihak pembiayaan agar cicilan laptop tersebut dapat dihentikan."

Dalam pemeriksaan, AC mengakui merekayasa laporan karena merasa terbebani dengan cicilan laptop tersebut.

"Motif utamanya adalah agar memperoleh klaim asuransi sehingga tidak lagi terbebani cicilan laptop," ujar AC.

Polisi mencurigai laporan AC setelah menemukan sejumlah kejanggalan. Laptop yang diklaim hilang ternyata sedang berada di pusat servis di kawasan Mangga Dua untuk diperbaiki.

AKP George Ruben AY menambahkan, "Laptop tersebut ternyata tidak pernah dirampas, melainkan sedang berada di pusat servis di kawasan Mangga Dua untuk menjalani proses perbaikan."

Selain itu, AC juga melaporkan luka tusuk di lengan kiri akibat perlawanan dengan pelaku, namun ternyata luka itu dibuat sendiri untuk meyakinkan polisi bahwa dia menjadi korban begal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author