AKBP Arninsi Resmi Jadi Polwan Pertama Kapolres Lebak
AKBP Arninsi resmi dilantik sebagai Kapolres Lebak, menjadi Polwan pertama yang memimpin institusi tersebut sejak berdiri, berdasarkan keputusan Mabes Polri.
Serah terima jabatan dilakukan di Mapolda Banten, menggantikan AKBP Herfio Zaki yang dipromosikan sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten.
Sebelum menjabat Kapolres Lebak, Arninsi bertugas sebagai Kepala Bagian Pembinaan Karier dan Pengembangan Personel Biro SDM Polda Banten.
AKBP Arninsi dikenal memiliki latar belakang manajemen sumber daya manusia dan menekankan pentingnya disiplin, soliditas internal, serta keterbukaan pelayanan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, terima kasih atas sambutan hangat keluarga besar Polres Lebak. Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan ikhlas, dedikasi, dan integritas. Saya mohon doa dukungan agar kita mewujudkan Polres Lebak yang profesional, modern, terpercaya, dan dicintai masyarakat," ujar AKBP Arninsi pada Minggu (2/8/2026).
Arninsi menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya dan berkomitmen melanjutkan program yang telah dibangun.
"Saya haturkan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian Bapak Herfio Zaki. Capaian beliau menjadi fondasi yang akan kami tingkatkan manfaatnya," kata Arninsi.
Untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Lebak, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI, Forkopimda, dan insan pers untuk memperkuat kolaborasi.
"Keberhasilan tidak bisa diraih sendiri. Mari kita bersinergi menjaga Kabupaten Lebak tetap aman, damai, dan kondusif demi kesejahteraan kita semua," pungkas AKBP Arninsi.
Selain itu, Ketua Umum DPP Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Syamsul Bahri, bersama jajaran DPD dan DPC GWI Banten menghadiri acara pisah sambut Kapolres Cilegon pada 29 Juli 2026.
Syamsul Bahri memberikan apresiasi atas pengabdian AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga selama memimpin Polres Cilegon dan menyambut Kapolres baru, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi.
"Pergantian kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan dalam setiap institusi. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat pengabdian, profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat dapat terus dijaga dan ditingkatkan," ujar Syamsul Bahri.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pers dan kepolisian dalam membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif demi kepentingan masyarakat.
"Pers dan kepolisian memang memiliki ruang pengabdian yang berbeda, tetapi keduanya memiliki tanggung jawab sosial yang sama, yakni memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang sehat harus terus dibangun tanpa mengurangi independensi dan profesionalisme masing-masing," tegas Syamsul Bahri.
Acara pisah sambut Kapolres Cilegon berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan tradisi kepolisian, menandai berakhirnya masa tugas AKBP Dr. Martua di Polres Cilegon.
Kehadiran GWI dalam acara tersebut menunjukkan komitmen membangun kemitraan profesional dan kritis antara dunia jurnalistik dan institusi kepolisian di Banten.