Ajang Citrawarna 2026 Sedot Ribuan Pengunjung dan Ratusan Turis Asing di Kuala Lumpur

Share

Kemeriahan seni budaya dari berbagai belahan Negeri Jiran kembali menyapa publik lewat gelaran Citrawarna 2026 di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (25/7/2026) malam tersebut menjadi momen kembalinya perhelatan budaya ini setelah enam tahun absen, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Kawasan Dataran Merdeka sudah dipadati oleh ribuan warga lokal dan wisatawan sejak Sabtu sore. Antusiasme masyarakat membuncah demi menyaksikan aksi panggung yang disajikan oleh 3.500 seniman dan penari dari 13 negara bagian serta 3 teritori federal Malaysia.

Gelaran ini difungsikan sebagai panggung promosi kekayaan seni, warisan budaya, dan daya tarik wisata Malaysia. Program ini sekaligus diproyeksikan sebagai ajang unggulan dalam mendukung kampanye Visit Malaysia 2026.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim turut hadir di lokasi acara sekitar pukul 21.30 waktu setempat. Kedatangan Anwar langsung disambut riuh tepuk tangan dari ribuan pengunjung yang memenuhi area festival.

Pertunjukan dibuka lewat tarian kolosal berbalut busana berwarna-warni yang menggambarkan kemakmuran Malaysia di masa lampau. Setelah itu, panggung secara bergantian menampilkan karakteristik khas masing-masing daerah. Warga Pulau Penang misalnya menyajikan tarian bertema pelaut, sedangkan Negeri Sembilan membawakan tari piring.

Selain menyedot perhatian warga lokal, daya tarik Citrawarna 2026 berhasil mendatangkan lebih dari 700 wisatawan mancanegara lewat paket wisata khusus. Wisatawan tersebut berasal dari Tiongkok, India, Mauritius, Jepang, Vietnam, Indonesia, Singapura, Kazakhstan, Italia, Belanda, Swiss, hingga Prancis.

Festival budaya yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (26/7) ini mengusung empat pilar utama: Colours of Parade, Colours of Flavour, Colours of Culture, dan Colours of Art. Pengunjung disuguhi lebih dari 70 sajian kuliner, 20 stan aktivitas budaya, serta 10 stan seni dan kriya.

Sederet musisi populer Malaysia seperti Wani Kayrie, Bulan Asryaff, Dr Soo Wincci, Santesh Kumar, Ernie Zakri, dan Aina Abdul turut memeriahkan penutupan acara. Grup Kumpulan Balle-Balle juga hadir membawakan pertunjukan musik etnik.

Penyelenggaraan acara dikomandoi oleh Tourism Malaysia dengan dukungan Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL), Kuala Lumpur Heritage, Departemen Kebudayaan dan Kesenian Nasional (JKKN), Istana Budaya, serta Museum Tekstil Nasional. Berbagai agenda interaktif turut disajikan, mulai dari demonstrasi warisan budaya, permainan tradisional, membatik, hingga menganyam ketupat bersama para perajin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author