Ruben Onsu Minta Kejelasan Kontribusi Rumah Cilandak dari Sarwendah
Persoalan pembagian harta bersama pascacerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini berfokus pada kejelasan kontribusi kepemilikan rumah di kawasan Cilandak, Jakarta, setelah adanya keinginan dari pihak mantan istri untuk mengambil alih aset tersebut, seperti dilansir dari Detik Hot kemarin.
Rumah yang kini ditempati Sarwendah bersama kedua putrinya itu diketahui masih menjadi jaminan bank atas utang yang terkait dengan Ruben Onsu. Mantan istri memilih mempertahankan properti tersebut, meskipun pembayarannya dikabarkan mandek sejak tahun 2024.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyatakan bahwa kliennya tidak keberatan jika pihak mantan istri ingin melanjutkan kewajiban finansial atas rumah tersebut karena status awal aset sebagai harta bersama.
"Ya silakan saja kalau memang mau di-take over kewajibannya. Toh memang itu adalah harusnya memang harta bersama, tanggung jawab bersama. Kalau ada sisa kewajiban yang memang you harus selesaikan, dan you mau take over dan itu menjadi bagian yang kau minta," ujar Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu.
Kendati demikian, presenter tersebut mengkhawatirkan timbulnya persepsi keliru dari anak-anak mengenai kontribusi finansial ayahnya jika rumah diklaim sepihak.
"Yang akhirnya, ini bisa membuat Ruben khawatir anak-anak yang ada dalam pengasuhan ibunya berpikir bahwa ayahnya gak buat apa-apa. Ayahnya gak memberikan apa-apa. Bahkan, rumah itu pun ayahnya gak ada andilnya," ujar Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu.
Demi menghindari kesalahpahaman, pihak mantan suami mengusulkan dilakukannya audit atau perhitungan yang transparan mengenai besaran dana yang telah disetorkan masing-masing pihak.
"Kalaupun memang misalnya mau diserahkan ke anak, anak harus jelas bahwa di ujung perjalanan itu Mama yang lunasin, tapi dari awal sampai pertengahan jalan Papa yang bayarkan. Adil dong," terang Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu.
Jika aset tersebut tetap diklaim secara penuh sebagai milik mantan istri, pihak presenter menuntut pengembalian dana cicilan yang sudah dibayarkan sebelumnya. Pasangan yang menikah selama 11 tahun ini resmi bercerai dengan menyisakan perselisihan terkait hak asuh, nafkah anak yang disebut berhenti sejak akhir 2025, serta pembagian aset.