Neymar Puji Lamine Yamal sebagai Sensasi Remaja Terbesar dalam Sejarah
Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, terus menarik perhatian dunia lewat performa konsistennya di lapangan. Kemampuan pemain Timnas Spanyol tersebut kini mendapatkan pengakuan langsung dari para bintang besar sepak bola, termasuk sang idola, Neymar.
Sejak memulai karier profesional, Yamal tidak pernah menutupi rasa kagumnya terhadap penyerang Timnas Brasil tersebut. Gaya bermain Neymar bahkan diakui Yamal menjadi inspirasi utama dalam mengolah si kulit bundar.
Pernyataan tersebut kemudian dibalas dengan pujian tinggi oleh Neymar, seperti dilansir dari Bola. Mantan pemain Barcelona itu menyebut Yamal sebagai salah satu fenomena remaja terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah.
"I really think he is one of the biggest teenage sensations ever. There was Lionel Messi, there was me, but… what he is doing at 18 is truly incredible," sanjung Neymar.
Selain melayangkan pujian, Neymar turut memberikan dukungan moral kepada Yamal pasca-kegagalan Barcelona di kompetisi Eropa. Menurutnya, pemain berusia 18 tahun tersebut telah berjuang maksimal di atas lapangan.
Langkah Blaugrana terhenti pada babak perempat final Liga Champions musim ini. Barcelona gagal melaju ke semifinal setelah menelan kekalahan agregat 3-2 dari Atletico Madrid.
"I felt for his disappointment when they got knocked out. He gave everything, even started the comeback effort. But that’s football, anything can happen," kata Neymar.
Prediksi Raihan Ballon d'Or
Walau belum berhasil meraih trofi di level Eropa musim ini, Neymar meyakini bahwa masa kejayaan Yamal akan segera tiba. Ia bahkan memprediksi sang pemain bakal memenangkan penghargaan individu paling bergengsi dalam waktu dekat.
"His time will come. I hope he wins it next year… and why not the Ballon d’Or too? He’s special. One of the players I’ll always support," tutur Neymar.
Pada musim lalu, posisi Yamal berada di peringkat kedua dalam perebutan Ballon d'Or, tepat di bawah Ousmane Dembele. Berkat performa yang terus menanjak, sang pemain diprediksi kembali menjadi kandidat kuat pada edisi 2026.