Polres OKU Mitigasi Genangan Air Lewat Gerakan Belida
Aparat Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu melaksanakan mitigasi bencana hidrometeorologi untuk mengantisipasi luapan air yang mengganggu aktivitas warga akibat tingginya curah hujan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Langkah penanggulangan tersebut digerakkan melalui program khusus bertajuk Gerakan Belida Kepolisian Daerah Sumatera Selatan pada Minggu (31/5/2026), dilansir dari Detikcom. Berdasarkan data resmi, penyumbatan drainase serta pendangkalan alur sungai menjadi pemicu utama aliran air tidak berjalan optimal.
Pihak kepolisian memprioritaskan sinergi antarelemen demi kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Upaya ini juga diselaraskan dengan program kemanusiaan internal kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.
Kepala Satuan Binmas Polres OKU, AKP Ujang Abdul Aziz menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap risiko cuaca.
"Penanganan genangan air tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui Gerakan Belida, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar agar potensi genangan dapat diminimalisir," ujar AKP Ujang Abdul Aziz, Kasat Binmas Polres OKU.
Langkah pencegahan tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam merespons dinamika perubahan iklim yang ekstrem. Kepolisian menekankan pentingnya komunikasi aktif antara instansi vertikal, pemerintah daerah, dan warga sekitar.
"Mitigasi merupakan kunci utama. Dengan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai potensi gangguan yang muncul akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih awal sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat ditekan," kata AKBP Endro Aribowo, Kapolres OKU.
Operasi lingkungan ini sekaligus direalisasikan sebagai bentuk pelayanan publik yang berfokus pada proteksi keselamatan warga. Upaya preventif terus diutamakan sebelum gangguan nyata terjadi di tengah lingkungan pemukiman.
"Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir mengawal berbagai upaya pencegahan terhadap potensi risiko yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Melalui Gerakan Belida Polda Sumsel, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi penting bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan," tegas Kombes Nandang Mu'min Wijaya, Kabid Humas Polda Sumsel.
Melalui penguatan Gerakan Belida tersebut, Polres OKU terus memantau titik-titik rawan genangan bersama para pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas wilayah.