SMAN 2 Kota Tangerang Selatan Sabet Juara 1 LKBB PB MPR RI Banten 2026

Share

SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan berhasil mengukir prestasi gemilang dalam bidang kepemudaan. Sekolah yang populer dengan sebutan Moonzher ini sukses mengamankan peringkat pertama pada ajang Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, seperti dikutip dari Detikcom.

Keberhasilan ini secara otomatis menempatkan SMAN 2 Kota Tangsel sebagai delegasi resmi yang mewakili Provinsi Banten. Skuad ini bakal bersaing kembali di pentas Final Nasional LKBB-PB MPR RI 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Agustus mendatang.

Melalui kompetisi yang berlangsung ketat, tim Moonzher mengunci posisi teratas setelah mengumpulkan total 6.020 poin. Di peringkat kedua, SMAN 2 Kota Serang membuntuti dengan raihan 5.880 poin, kemudian disusul oleh MAN 1 Kabupaten Lebak yang menempati urutan ketiga dengan perolehan 5.870 poin.

Pelatih LKBB-PB SMAN 2 Kota Tangsel, Ibnu Itsnaini Syahril Muharram, mengungkapkan rasa bangganya terhadap komitmen serta kerja keras yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhannya.

"Alhamdulillah kita sangat senang sekali. Apalagi sekarang perwakilan dari Tangerang Selatan bisa mewakili Provinsi Banten untuk melaju di tingkat nasional. Mudah-mudahan kita bisa membawa nama Banten lebih harum lagi. Semoga anak-anak bisa konsisten dan menampilkan yang terbaik untuk daerah Banten," ujar Ibnu dalam keterangannya Minggu (31/5/2026).

Ibnu memaparkan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kedisiplinan latihan yang panjang serta kekompakan internal tim. Menyadari persaingan di level nasional diisi oleh perwakilan terbaik dari setiap provinsi, timnya siap mengintensifkan persiapan ke depan.

"Yang pasti latihan yang cukup rutin ketika memang kita sudah tahu tanggal pelaksanaannya di nasional. Karena kami punya pengalaman pada tahun sebelumnya, jadi akan dipersiapkan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan anak-anak tetap terjaga kondisi fisiknya dan siap menghadapi kompetisi nanti," tutur Ibnu.

Ungkapan kebahagiaan dan keharuan juga disampaikan oleh Komandan Regu SMAN 2 Kota Tangsel, Alvian Christian Larosa. Murid kelas XI ini menuturkan bahwa perjuangan untuk mencapai podium tertinggi menuntut dedikasi tinggi serta pengorbanan selama berbulan-bulan.

"Sebenarnya pada awalnya ketika masuk ke final provinsi kami merasa deg-degan. Kami harus mengambil posisi dengan tepat, tetap fokus, dan saling kompak. Persiapan sebelum ke sini juga cukup panjang. Sejak dua bulan lalu kami sudah berlatih dari sekolah, mulai dari teknik berbaris, buka dan tutup formasi, hingga latihan fisik," kata Alvian.

Alvian memahani bahwa atmosfer persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih menantang lantaran harus berhadapan dengan tim-tim unggulan se-Indonesia. Kendati demikian, dirinya memilih merespons tantangan tersebut dengan optimisme tinggi.

"Memang berat karena levelnya sudah nasional. Karena itu persapannya harus lebih matang lagi. Latihan perlu kami tingkatkan untuk menghadapi nasional. Yang penting jangan pernah patah semangat dan terus bermimpi setinggi mungkin," ucap Alvian.

Perlu diketahui, kompetisi LKBB-PB MPR RI dirancang menjadi instrumen edukasi strategis guna menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, serta penguatan rasa nasionalisme pada generasi muda. Kegiatan tingkat provinsi ini diramaikan oleh 10 sekolah terpilih dari pelbagai daerah di Banten, mencakup wilayah Tangerang, Serang, Cilegon, Lebak, hingga Pandeglang.

Proses penilaian lomba dipantau secara langsung oleh Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI Heri Herawan, SH, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR RI Agus Subagyo, serta Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Jalannya acara juga mendapat pengawalan dari jajaran pengurus PPI Pusat, PPI Provinsi Banten, PPI Kota Tangsel, Badan Kesbangpol Banten, Dispora, Disdikbud, dengan juri dari unsur TNI.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author