Bayern Munchen Blokir Rencana Real Madrid Rekrut Michael Olise
Klub raksasa Jerman Bayern Munchen memblokir rencana transfer penyerang sayap mereka, Michael Olise, setelah calon pelatih Real Madrid Jose Mourinho kedapatan memantau langsung sang pemain pada pertandingan final DFB Pokal di Berlin, Minggu, 24 Mei 2026 dini hari WIB.
Langkah tegas Die Roten ini diambil guna mempertahankan pemain berusia 24 tahun tersebut dari kejaran sejumlah klub raksasa Eropa, termasuk Liverpool yang juga berminat menjadikannya sebagai pengganti Mohamed Salah.
Ketertarikan Real Madrid mencuat setelah Jose Mourinho menyaksikan laga final antara Bayern Munchen dan VfB Stuttgart bersama perwakilan agensi Gestifute, Hendrik Schauerte, untuk menyusun daftar belanja pemain demi menghentikan dominasi Barcelona di Liga Spanyol.
Olise tampil sensasional sepanjang musim dengan mengemas 22 gol dan 30 assist dalam 52 penampilan di semua kompetisi, serta mengantarkan raksasa Bundesliga tersebut merengkuh trofi juara liga domestik dan DFB Pokal.
Pihak manajemen Bayern Munchen langsung merespons spekulasi pergerakan manajer asal Portugal tersebut di pasar transfer Eropa dengan penolakan keras.
"He can cast five eyes on #Olise, he won't get him. He's staying unsellable," kata Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Hoeness menambahkan sindiran halus yang menegaskan bahwa kehadiran mantan manajer Chelsea tersebut di stadion untuk membujuk Olise meninggalkan Allianz Arena akan berakhir sia-sia.
"I hope I won't meet him [Mourinho], because he could have saved himself the trip from Madrid," kata Uli Hoeness, Anggota Dewan Pengawas Bayern Munchen.
Sikap untuk tidak melepas penyerang sayap tim nasional Prancis itu juga didukung penuh oleh jajaran eksekutif tertinggi klub demi menjaga kekuatan lini serang mereka di panggung dunia.
"We absolutely want to keep him," kata Herbert Hainer, Presiden Bayern Munchen.
Hainer menilai atmosfer kompetisi yang kompetitif dan kualitas skuad di Allianz Arena menjadi faktor utama yang membuat sang pemain tidak memiliki alasan kuat untuk berganti kostum.
"Michael has developed superbly because he was given the chance to prove himself in a top international team. We have a strike force that can hold its own on the world stage. There aren’t many clubs with such a strong attack. That benefits Michael. Furthermore, he has the chance to win every title with us every year. I see no reason why he should look elsewhere," tutur Herbert Hainer, Presiden Bayern Munchen.
Performa impresif mantan playmaker Crystal Palace FC itu dalam 18 bulan terakhir juga mendapat pujian besar dari sang pelatih, Vincent Kompany, yang memproyeksikannya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
"We see him every day and he does it at the highest level in the Champions League. He’ll surely be one of the best in the world one day. He’s on the right track now. Everything he does is right. His level now is one of the best in Europe. But if I said now he’s the best, people will ask how many titles he’s won. He needs to keep going as he’s done over the last 18 months. If he keeps going, we'll see what becomes of him," kata Vincent Kompany, Pelatih Bayern Munchen.
Berdasarkan laporan jurnalis Jerman Christian Falk melalui Bild, Bayern Munchen sama sekali tidak memedulikan rumor tawaran fantastis senilai 170 juta euro atau sekitar 147 juta poundsterling yang beredar di media Spanyol.
"To be honest, Bayern don’t care about any potential outside interest in Michael Olise. He’s not for sale," tulis Christian Falk, Jurnalis Bild.
Falk menambahkan bahwa raksasa Jerman tersebut akan tetap memegang teguh komitmen kerja sama mereka dan menolak seluruh pendekatan dari klub-klub peminat karena Olise masih terikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029.
"Even if it was on the money, Bayern Munich would say, ‘Keep your money, and we’ll keep Olise’," tambah Christian Falk, Jurnalis Bild.
Di luar urusan spekulasi transfer bursa musim panas, penyerang sayap ini sedang fokus bersiap bersama Tim Nasional Prancis di pusat latihan Clairefontaine menjelang bergulirnya turnamen akbar antarnegara.
Akun Instagram resmi Les Bleus sempat mengunggah video jenaka yang memperlihatkan rekan setimnya, Marcus Thuram dan Kylian Mbappe, sedang meniru kebiasaan unik sang pemain saat memeriksa kondisi rumput lapangan sebelum bertanding.
"Saat Thuram meniru Olise. Tunggu reaksi Michael di akhir video," demikian bunyi judul video yang diunggah Les Bleus di kanal Instagram mereka.
Tim nasional Prancis dijadwalkan melakoni laga uji coba internasional melawan Pantai Gading pada 4 Juni 2026 di Nantes sebelum memulai pertandingan pembuka babak grup Piala Dunia 2026 menghadapi Senegal pada 16 Juni 2026.
| Kategori | Detail Data |
|---|---|
| Penampilan Perdana | 6 September 2024 (Kalah 1-3 vs Italia, Nations League) |
| Total Pertandingan Internasional | 15 |
| Total Gol Internasional | 4 |
| Gol Internasional Pertama | 23 Maret 2025 (vs Kroasia, Menang Adu Penalti 7-4) |