Portugal Tangguhkan Pemeriksaan Biometrik Bandara Akibat Antrean Panjang
Pemerintah Portugal menghentikan sementara sistem pemeriksaan masuk dan keluar biometrik baru di Ruang Schengen (EES) guna mengatasi kendala antrean panjang penumpang asal luar wilayah tersebut di sejumlah bandara domestik.
Kebijakan penangguhan sistem otomatis yang dilaporkan Komisi Eropa pada Jumat, 29 Mei 2026 ini diambil menyusul penumpukan pelancong yang sempat memicu waktu tunggu hingga delapan jam di Bandara Lisbon.
Asosiasi Dewan Bandara Internasional Eropa (ACI Europe) mencatat rata-rata waktu tunggu normal di wilayah Schengen kini mencapai tiga setengah jam, dan diprediksi melonjak hingga empat jam pada puncak musim panas di bulan Juli dan Agustus.
Kepolisian Keamanan Publik (PSP) Portugal melaporkan bahwa hingga Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 15.00 waktu setempat, sebanyak 53.768 penumpang telah diperiksa di bandara nasional dengan waktu tunggu maksimal mencapai 60 hingga 70 Identifikasi menit di Bandara Porto.
Menteri Administrasi Internal Portugal, Luís Neves memberikan penjelasan resmi mengenai langkah penangguhan pemeriksaan biometrik tersebut saat memantau penambahan personel keamanan di Bandara Lisbon.
"O que permite a lei é, em situações de facto de grande demora, que haja a suspensão da recolha de dados biométricos, o que não põe em causa a segurança nem do país, nem da União Europeia" ujar Luís Neves, Menteri Administrasi Internal Portugal.
Langkah penangguhan ini diambil di tengah desakan dari maskapai serta pengelola bandara kepada negara-negara Schengen untuk menunda implementasi penuh EES demi menghindari kekacauan jadwal penerbangan.
Pihak otoritas penerbangan sempat mengeluhkan lambatnya proses pemeriksaan biometrik generasi baru ini yang berdampak pada membengkaknya biaya kompensasi bagi penumpang akibat tertinggal pesawat.
"Esses atrasos estão ocorrendo apesar de as autoridades de fronteira estarem fazendo amplo uso das medidas de suspensão parcial, que permitem que os dados biométricos não sejam coletados" kata perwakilan ACI Europe dan Airlines for Europe (A4E) dalam pernyataan bersama.
Di sisi lain, Komisi Eropa membantah bahwa hambatan operasional di gerbang kedatangan internasional sepenuhnya disebabkan oleh kegagalan sistem otomatisasi data pelancong.
Juru bicara Komisi Eropa menegaskan aturan EES tetap menyediakan fleksibilidade demi menjamin kelancaran arus lalu lintas perbatasan selama libur musim panas.
"A suspensão da coleta de dados biométricos é possível em pontos específicos de controle de fronteira e por um período limitado, em casos de circunstâncias excepcionais que provoquem tempos de espera excessivos" kata juru bicara Komisi Eropa.
Badan eksekutif Uni Eropa tersebut mengklaim proses pemeriksaan awal tiap penumpang sebenarnya hanya memakan waktu 60 detik.
"Atrasos podem ter vários motivos. Frequentemente não estão relacionados às operações do EES" tambah juru bicara Komisi Eropa.
Kondisi di lapangan terus memicu respons keras dari pelaku industri penerbangan sipil setempat yang merasa dirugikan akibat menumpuknya pelancong asing di area imigrasi bandara utama.
Direktur Jenderal Asosiasi Maskapai Penerbangan di Portugal (Rena), António Moura Portugal menilai krisis pelayanan imigrasi di ibu kota sudah melewati ambang batas toleransi.
Sistem pemeriksaan terpadu ini tercatat telah memproses 80 juta pelancong dan menolak 35 ribu akses masuk sejak diluncurkan bertahap pada 12 Oktober 2025.