Columbus Crew Pecat Henrik Rydstrom dan Tunjuk Laurent Courtois

Share

Klub sepak bola asal Amerika Serikat, Columbus Crew, resmi memecat Henrik Rydstrom dari jabatan pelatih kepala pada Minggu, 17 Mei 2026, setelah rentetan hasil buruk dalam 16 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Sebagai langkah antisipasi, manajemen tim berjuluk Black & Gold tersebut langsung menunjuk asisten pelatih Laurent Courtois untuk mengemban tugas sebagai pelatih interim.

Keputusan pemecatan ini diambil oleh General Manager Columbus Crew, Issa Tall, setelah performa tim merosot ke peringkat 13 Wilayah Timur MLS dengan catatan tiga kemenangan, tujuh kekalahan, dan empat kali imbang.

"The thing is, and similar to players, you don’t know what you get until they get here," ujar Issa Tall, General Manager Columbus Crew kepada Massive Report mengenai adaptasi pelatih yang tidak berjalan sesuai rencana.

Tall menambahkan bahwa terdapat masalah komunikasi dan hilangnya kemesraan taktik antara staf pelatih Swedia tersebut dengan para pemain, yang diperparah oleh cedera ligamen (ACL) striker utama Wessam Abou Ali.

"I think for any coach or any club in the league, if you lose your top striker, and in Wessam’s case, one of the best strikers in the league, of course, your team is not going to be the same. However, with Wessam, I think we only won one game," kata Issa Tall saat menjelaskan dampak absennya penyerang andalan mereka.

Pihak manajemen merasa perubahan internal harus segera dilakukan demi mengembalikan mentalitas juara klub yang sebelumnya diraih di bawah asuhan Wilfried Nancy.

"We unfortunately have not capitalized on opportunities or produced the results that our club and supporters deserve," kata Issa Tall dalam rilis resmi di situs mlssoccer.com.

Selain mendepak Rydstrom, Columbus Crew juga memberhentikan asisten pelatih Theodor Olsson dan analis performa Mak Pakhei dari jajaran staf kepelatihan.

Untuk membantu masa transisi kepelatihan ini, mantan gelandang Columbus Crew, Darlington Nagbe, dipastikan bergabung sebagai staf pelatih jangka pendek.

"I'm very grateful for him," tutur Issa Tall kepada Dispatch mengenai kehadiran Nagbe di pinggir lapangan.

Tall berseloroh bahwa durasi kerja Nagbe sangat singkat demi menjaga komitmen waktu mantan pemain tersebut bersama keluarganya.

"I said you have two home games, so you're not traveling anywhere. … If I tried to convince him for anything longer, his wife will kill me," kelakar Issa Tall.

Sementara itu, Laurent Courtois menyatakan kesiapannya untuk memimpin tim dan membuktikan kapasitasnya di sisa laga musim ini.

"I want to prove people right because there's a lot of people that trust me and I want to I want to make them feel good and stick to what I believe is a good mixture of the soccer that I love and the soccer that can be successful," tutur Laurent Courtois seperti dilansir dari myfox28columbus.com.

Courtois optimistis bahwa keakraban dirinya dengan struktur tim akan mempermudah proses adaptasi taktik baru kepada para pemain.

"I just feel safe and confident About the club trusting me to help the guys and the club to move in the right direction," kata Laurent Courtois.

Perubahan di kursi kepelatihan ini disambut positif oleh kapten tim Sean Zawadzki yang menilai atmosfer ruang ganti membutuhkan penyegaran mental.

"We're ready to go and it's a new chance, new opportunity and we have someone like Laurent who's got familiarity with everyone and having that makes you feel confident and ready to show what we're capable of," ujar Sean Zawadzki.

Columbus Crew dijadwalkan menghadapi New York City FC dalam babak perempat final U.S. Open Cup pada Rabu malam pukul 19.30 waktu setempat, sebelum bersua Atlanta United pada 24 May 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author