Menteri Keuangan Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Cukup

Share

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tercukupi dan menjadi prioritas pemerintah, dilansir dari Detik Finance.

Purbaya menyampaikan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih memiliki beberapa ratus miliar rupiah dari dana sebesar Rp 5 triliun yang disediakan pemerintah setiap tahun untuk penanganan bencana.

"(Anggarannya) Cukup. BNPB masih punya beberapa ratus miliar, baru ngajuin ke kami dua hari yang lalu, kemarin malam, dua hari yang lalu, ya. Kami acc dengan cepat," ujar Purbaya dalam keterangan video, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 5 triliun untuk bencana setiap tahun dan saat ini masih ada sisa dana ratusan miliar yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.

"Pak, setiap tahun itu kan disediakan Rp 5 triliun untuk bencana. Sekarang kan di sini sebagian sudah kebagian, sebagian dipakai. Masih ada beberapa ratus miliar yang tersisa. Yang jelas, kita akan isi lagi sesuai dengan kebutuhan," tambah Purbaya.

Purbaya juga menjamin pemantauan ketat akan dilakukan terhadap ketersediaan anggaran, termasuk meminta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan memonitor kondisi keuangan daerah terdampak gempa di NTT.

"Saya minta Dirjen Perimbangan keuangan untuk monitor terus kondisi keuangan di sini di kabupaten disini dan yang terkena bencana ini dan memastikan mereka cukup dana untuk membantu masyarakat di sini," jelasnya.

Sebelumnya, Purbaya menyatakan pemerintah telah menyiapkan mekanisme pembiayaan penanganan bencana melalui dana BNPB sebagai sumber pembiayaan awal.

"Untuk pertama kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp 5 triliun kalau nggak salah ya. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup. Biasanya kalau kurang kita isi langsung itu dana BNPB," ujar Purbaya dalam keterangan Senin (17/8/2026).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author