IHSG Melemah ke 6.296 Jelang Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terkoreksi 5,18 poin atau 0,08 persen ke level 6.296,59 pada pembukaan perdagangan Jumat (14/8/2026). Pergerakan cenderung mendatar ini terjadi jelang penyampaian pidato kenegaraan dan Nota Keuangan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Tekanan pasar terdorong pelemahan mayoritas indeks sektoral, terutama barang baku, energi, transportasi, barang konsumer non-primer, serta keuangan. Nilai transaksi perdagangan pagi ini mencapai Rp298,20 miliar dari volume 1,10 miliar saham, dengan perincian 217 saham melemah, 193 saham menguat, dan 227 saham stagnan.

Kondisi ini melanjutkan penutupan perdagangan Kamis (13/8), saat IHSG merosot 72,08 poin atau 1,13 persen ke level 6.301,77. Pelemahan dipicu rebalancing MSCI yang mengeluarkan GOTO dan CPIN dari MSCI Global Standard serta sejumlah saham lain dari Global Small Cap, sehingga memicu aksi jual asing.

Meski demikian, data inflasi Amerika Serikat yang membaik serta penguatan Wall Street dan bursa Asia memberikan sentimen penahan dari pasar global. Korea Investment and Sekuritas Indonesia mencatat dampak tekanan dari rebalancing MSCI kali ini relatif terbatas karena sudah terantisipasi oleh pelaku pasar.

Laju IHSG diproyeksikan masih membentang dalam rentang terbatas sembari mencermati rincian delapan klaster program prioritas RUU RAPBN 2027.

"Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung tertekan seiring berlanjutnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik," sebut analis FAC Sekuritas.

Meskipun arus modal asing masih membayang-bayangi, pergerakan indeks diperkirakan akan tertahan di area batas bawah.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 6.230-6.370 pada perdagangan Jumat," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim.

Peluang teknis rebound juga tetap terbuka jika indeks mampu menjaga level penahan terdekatnya.

"IHSG berpotensi rebound hari ini, setelah kemarin kuat bertahan di support kuat 6.300," kata Head of Retail Research Analyst Fanny Suherman.

Fanny memproyeksikan rentang support pergerakan indeks berada di level 6.250 hingga 6.300, sedangkan area resistance berada pada kisaran 6.420 sampai 6.450.

Fokus utama investor kini tertuju pada arah kebijakan fiskal pemerintah, termasuk asumsi pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, dan target defisit anggaran dalam RAPBN 2027.

"Menjelang agenda penting tersebut, IHSG diproyeksikan cenderung bergerak flat dan konsolidatif dalam rentang support 6.250 hingga resistance 6.370," sebut Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia Azharys Hardian.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ekonomi indonesia ihsg saham
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author