IHSG Diprediksi Volatil Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak volatil pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, menjelang pengumuman hasil reviu dan rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan rilis pada tanggal 12 hingga 13 Agustus 2026 dini hari waktu Indonesia.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menyebutkan bahwa IHSG berpeluang mengalami technical rebound setelah sebelumnya terkoreksi sebesar 1,53% ke level 6.267 pada perdagangan sebelumnya.

Menurut Hendra, area support penting yang harus dipertahankan berada di kisaran 6.200 hingga 6.240. Jika area tersebut mampu dipertahankan dan IHSG mampu menembus level 6.300, maka peluang rebound menuju level 6.385 masih terbuka lebar.

Meski demikian, tekanan jual asing yang masih kuat menjadi faktor pembatas ruang penguatan IHSG. Pada perdagangan kemarin, terjadi net sell asing di pasar reguler sekitar Rp280 miliar, dan jika dihitung termasuk pasar negosiasi dan pasar tunai mencapai Rp687,8 miliar.

Sejak awal tahun, net sell asing mencapai sekitar Rp95 triliun, menambah tekanan terhadap pasar modal Indonesia.

Hendra menegaskan bahwa selama tekanan jual asing belum menunjukkan pembalikan yang konsisten, kenaikan IHSG lebih tepat dianggap sebagai technical rebound dan belum menandai berakhirnya tren penurunan.

"Dengan demikian, perdagangan hari ini berpotensi tetap volatil, dan investor perlu mencermati kombinasi antara keputusan MSCI, data inflasi AS, perkembangan geopolitik serta arah arus dana asing sebelum meningkatkan eksposur secara agresif," ujar Hendra Wardana.

Ia juga menyampaikan bahwa MSCI Review yang berlangsung pada hari ini menjadi faktor penting yang harus diperhatikan karena dapat memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar saham Indonesia.

"Dalam kondisi foreign net sell yang sudah mencapai sekitar Rp95 triliun sepanjang tahun, setiap keputusan atau perubahan metodologi MSCI berpotensi meningkatkan volatilitas, khususnya pada saham-saham yang memiliki bobot besar dalam indeks," pungkas Hendra.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: ihsg MSCI pasar modal
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author