Donald Trump Tuntut Kompensasi Konflik dari Iran

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta kompensasi konflik dari Iran dalam negosiasi perdamaian terkait serangan selama beberapa dekade, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Selasa (11/8/2026). Langkah ini diambil setelah pihak Teheran terlebih dahulu menuntut ganti rugi atas kerusakan yang dialami selama lima bulan konflik militer terakhir. "Iran meminta kompensasi atas kerusakan yang mereka alami selama konflik militer lima bulan terakhir… Saya juga menuntut kompensasi dari Iran, untuk semua orang yang telah mereka bunuh dan lukai parah dengan bom pinggir jalan dan banyak konflik lainnya," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trump membeberkan sejumlah insiden masa lalu termasuk kasus pemboman kapal perang serta korban jiwa dari pihak sipil.

"Saya telah menginstruksikan perwakilan saya untuk memasukkan ini dengan tegas ke dalam setiap, dan semua, negosiasi di masa mendatang," katanya. Pernyataan ini melengkapi dinamika negosiasi setelah Trump sebelumnya mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran, namun kemudian melunak dan memilih pendekatan tekanan ekonomi.

Di sisi lain, Pemerintah Iran tetap menuntut pembukaan blokade pelabuhan, pencabutan sanksi minyak, serta kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS sebelum menyetujui pembukaan Selat Hormuz. Tertundanya kesepakatan mengenai jalur pelayaran strategis Selat Hormuz tersebut saat ini terus memicu lonjakan harga bahan bakar dan mengguncang perekonomian global.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author