3 Manfaat Tidur untuk Proses Belajar dan Anjuran Durasinya

Share

Tidur merupakan bagian penting dari proses belajar karena otak tetap aktif memproses dan memperkuat informasi yang telah dipelajari. Berdasarkan informasi dari Kemendikdasmen, berikut adalah 3 manfaat utama tidur untuk mendukung proses belajar:

ol>

  • Pelajaran Lebih Mudah Diingat — Tidur sangat penting untuk menyimpan pengetahuan di dalam otak melalui proses penguatan memori, di mana orang yang cukup tidur terbukti lebih cepat mengingat informasi dibandingkan yang kurang tidur.
  • Konsolidasi Memori Jangka Panjang — Saat terlelap dalam fase gelombang lambat (slow-wave sleep/SWS), hipokampus berkomunikasi dengan neokorteks untuk mengubah materi pelajaran menjadi memori jangka panjang.
  • Menghubungkan Informasi Baru — Terjadi lonjakan aktivitas berupa sleep spindles yang berperan penting dalam menghubungkan informasi yang baru saja dipelajari dengan pengetahuan yang sudah ada sebelumnya.
  • Kurang tidur dapat memicu kesulitan membentuk memori jangka panjang, penurunan kecepatan mengingat, hingga gangguan konsentrasi. Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan, durasi tidur harian yang tepat dibedakan berdasarkan kelompok usia:

    • Usia 0-1 bulan: 14-18 jam sehari
    • Usia 1-18 bulan: 12-14 jam sehari
    • Usia 3-6 tahun: 11-13 jam sehari
    • Usia 6-12 tahun: 10 jam sehari
    • Usia 12-18 tahun: 8-9 jam sehari
    • Usia 18-40 tahun: 7-8 jam sehari

    Memenuhi durasi tidur sesuai kelompok usia sangat krusial agar proses belajar tetap efektif dan kemampuan otak berfungsi optimal.

    Follow publika.id on Google News Follow
    Editors Team
    annisa-nur-fadhilah
    Author