Prabowo Ajukan Desty Damayanti Sebagai Calon Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajukan Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Desty Damayanti menjadi calon Gubernur Bank Indonesia definitif kepada DPR RI pada Senin (10/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pengusulan nama tersebut dilakukan melalui Surat Presiden yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pihak parlemen. Desty ditunjuk sebagai Pjs Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya pada 27 Juli 2026.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyerahan berkas calon pimpinan Bank Sentral tersebut di Gedung DPR RI.
"Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry yang beliau sekarang menjabat Penjabat Gubernur BI Sementara," ujar Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara.
Sebelum meniti karier di bidang moneter, ekonom lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia angkatan 1983 ini memiliki latar belakang sebagai atlet tenis yang pernah berlaga di ajang PON dan SEA Games.
"Saya waktu itu menang se-Indonesia tuh. Nah dari situ mulai suka banget sama tenis. Sampai saya lanjut sampai ikut yang senior seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) sampai Sea Games juga," ujar Desty Damayanti, Pjs Gubernur BI.
Pilihan sulit antara menekuni dunia olahraga secara profesional atau melanjutkan pendidikan tinggi sempat dialaminya ketika berada di bangku SMA.
"Saya merasakan nyaman di tenis sampai saat SMA menjelang kuliah saya berpikir apakah saya terus di dunia ini (tenis) atau tidak. Karena menjadi atlet itu susah," ujar Desty Damayanti, Pjs Gubernur BI.
Masa persiapan seleksi masuk perguruan tinggi yang relatif singkat dimanfaatkannya untuk fokus mendaftar ke Jurusan Ekonomi UI.
"Cuma jurusan itu yang saya pilih," ujar Desty Damayanti, Pjs Gubernur BI.
Minat pada ilmu kualitatif menjadi alasan utamanya memilih rumpun ilmu sosial saat menempuh ujian seleksi.
"Saya pilih IPS karena suka yang kualitatif, ya paling nggak bahasa Inggris saya nggak jelek-jelek amat waktu itu. Kalau IPA kan harus belajar lagi, akhirnya keterima di FE UI," ujar Desty Damayanti, Pjs Gubernur BI.
Semasa berkuliah, ketertarikannya pada ilmu ekonomi makro makin tumbuh seiring pengajaran dari deretan pengajar seperti Emil Salim.
"Ilmu-ilmu ini sangat dinamis," ujar Desty Damayanti, Pjs Gubernur BI.
Usai meraih gelar sarjana pada 1989, alumni Cornell University ini meniti karier sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri periode 2011–2015, Anggota Dewan Komisioner LPS periode 2015–2019, hingga dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019.