Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib Bandung
Kebersamaan Bojan Hodak sebagai pelatih kepala Persib Bandung resmi berakhir. Manajemen klub berjuluk Maung Bandung tersebut mengumumkan adanya perubahan besar dalam struktur tim guna menyongsong kompetisi musim baru.
Seperti dikutip dari Bola, posisi juru taktik utama tidak lagi dipegang oleh pria asal Kroasia tersebut. Walau demikian, dirinya dipastikan tetap berada di lingkungan klub untuk mengemban tugas baru di balik layar.
Langkah ini mengakhiri masa bakti yang gemilang bersama Maung Bandung. Selama menukangi tim, ia berhasil membangun dominasi kuat di sepak bola nasional dan mempersembahkan tiga gelar juara Liga Indonesia secara berturut-turut.
Manajemen Persib Bandung menjelaskan bahwa peran baru yang akan diemban oleh sang mantan pelatih adalah Shareholder Group Technical Advisor. Posisi tersebut diberikan untuk menjaga keberlanjutan prestasi klub di masa depan.
“Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis pernyataan resmi Persib.
“Once a Blue, always guiding the Blue.”
Guna mengisi kekosongan yang ditinggalkan, manajemen menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala yang baru. Sebelum mendapatkan promosi ini, ia merupakan bagian dari jajaran staf kepelatihan internal klub.
Kedekatan emosional dan pemahaman mendalam terhadap skema permainan bentukan pendahulunya menjadi alasan utama penunjukan tersebut. Manajemen menganggap sosoknya sangat tepat untuk meneruskan fondasi juara yang sudah terbangun.
“Setelah menjadi bagian dari perjalanan penuh prestasi #PERSIB, kini Igor Tolic akan naik memimpin sebagai pelatih kepala untuk melanjutkan warisan kesuksesan yang telah dibangun bersama,” lanjut pernyataan klub.
“Dengan semangat baru saatnya melangkah menuju tantangan berikutnya.”
“The legacy continues 🏆”
Persiapan Menghadapi Agenda Padat
Pergantian ini menandai dimulainya lembaran baru bagi Maung Bandung. Walau terjadi rotasi posisi, kehadiran sang mantan pelatih di jajaran manajemen teknis diprediksi tetap memberikan pengaruh masif bagi visi tim.
Klub kebanggaan warga Jawa Barat ini dihadapkan pada jadwal kompetisi yang sangat padat untuk musim 2026/2027. Selain fokus mempertahankan gelar domestik, mereka juga harus membagi konsentrasi di level internasional pada ajang AFC Champions League Two.
Keputusan mempertahankan mayoritas pilar utama membuat manajemen memilih figur internal demi menjaga kontinuitas taktik. Suporter kini menunggu pembuktian kolaborasi baru dari kedua sosok tersebut dalam mempertahankan takhta juara.