DPKP Pandeglang Laporkan 808 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan

Share

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang melaporkan 808 hektare lahan sawah terdampak kekeringan yang tersebar di 17 kecamatan di wilayah tersebut, dilansir dari Detikcom. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Tanaman Hortikultura DPKP Pandeglang, Nuridawati, menyebutkan bahwa dari total luas tersebut, 738 hektare mengalami dampak kekeringan ringan, 50 hektare kekeringan sedang, 17 hektare kekeringan berat, dan 3 hektare mengalami puso. Meski terdampak kekeringan, Nuridawati menyatakan para petani masih dapat memperoleh hasil panen dari lahan tersebut.

"Jumlah keseluruhan yang terdampak 808 hektare," ujar Nuridawati.

Ia menambahkan bahwa tanaman padi yang terdampak memiliki umur yang beragam, mulai dari 10 hingga 88 Hari Setelah Tanam (HST). Varietas padi yang ditanam meliputi Inpari 32, M70D, dan Ciherang. Nuridawati juga menjelaskan bahwa luas lahan terdampak bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan air di lapangan, dan petugas masih terus melakukan pendataan di lapangan.

"Luasan lahan terdampak masih berpotensi berubah mengikuti perkembangan kondisi cuaca serta ketersediaan air di lahan pertanian," tambah Nuridawati.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author