Simeone Tegaskan Atletico Madrid Tolak Lepas Julian Alvarez
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengonfirmasi keputusan tegas pihak klub untuk mempertahankan striker Julian Alvarez dari kejaran FC Barcelona dalam sesi konferensi pers di Seul pada Sabtu (8/8/2026).
Sikap keras Atletico Madrid membendung minat Barcelona dilakukan dengan mematok harga transfer sesuai klausa pelepasan kontrak sang pemain yang mencapai 490 hingga 500 juta euro. Angka tersebut membuat Barcelona kesulitan setelah penawaran terakhir mereka yang bernilai 100 juta euro hingga 120 juta euro terus ditolak.
Simeone menegaskan bahwa keputusan jajaran manajemen yang dipimpin Chief Executive Officer (CEO) Miguel Angel Gil Marin sudah final untuk tidak melepas penyerang asal Argentina tersebut.
"Situasinya sangat jelas, klub telah mengambil keputusan yang dijelaskan dengan sangat baik oleh Miguel Angel. Dari sudut pandang olahraga, kami sangat senang memiliki pemain seperti Julian dan kami pasti akan membantunya dari sisi olahraga agar ia terus berkembang, meningkatkan kemampuan, dan terus memberikan yang terbaik seperti yang ia berikan kepada kami dalam dua tahun terakhir, yang jumlahnya sangat banyak," kata Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Guna mengatasi dinamika ruang ganti usai keinginan transfer ini mencuat, Simeone merujuk pada pengalaman masa lalu saat mengelola situasi penyerang lain di dalam tim.
"Saya pikir kita pernah mengalami situasi serupa dalam beberapa tahun terakhir bersama Antoine. Dia harus pergi, lalu harus kembali, dan dia harus membuktikan di lapangan kualitas serta hierarki yang dimilikinya. Saya tidak melihat jalan lain selain bekerja dari sisi olahraga sesuai tugas kami dan membantunya seperti yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini," ujar Simeone, Pelatih Atletico Madrid.
Manajemen Atletico Madrid sebelumnya menunjukkan kekesalan atas pendekatan yang dilakukan pihak Barcelona terhadap pemainnya.
"Barca tidak menghormati kami. Mereka pikir mereka bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan terhadap kami. Mereka pikir kami lemah dan bodoh. Namun pada kenyataannya mereka hanya menunjukkan kepada dunia sebuah cara bertindak yang mendefinisikan diri mereka dengan cukup jelas," kata Miguel Angel Gil Marin, CEO Atletico Madrid.
Di sisi lain, perwakilan Julian Alvarez dan direktur olahraga Barcelona, Deco, sempat menggelar pertemuan di Madrid guna mengubah strategi pergerakan transfer. Alvarez kini memilih jalur diplomasi dan berencana menemui Simeone secara langsung usai masa liburannya untuk menyampaikan secara pribadi keinginannya berpindah klub.
Langkah diplomatis ini diambil setelah pernyataan terbuka sang penyerang saat tampil pada ajang Piala Dunia tidak memicu pergerakan transfer dari manajemen Atletico Madrid.
"Saya telah berbicara dengan klub dan kami memutuskan bahwa yang terbaik untuk kedua belah pihak adalah sebuah transfer, saya ingin mewujudkan impian saya," ujar Julian Alvarez, Penyerang Atletico Madrid.
Selain Barcelona, pemain berusia 26 tahun tersebut sempat dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa lainnya seperti Paris Saint-Germain dan Arsenal. Namun, proses negosiasi tidak pernah terealisasi secara resmi hingga penutupan jendela transfer mendekat.