Apple Luncurkan Program Leasing Produk di AS untuk iPhone dan Mac
Apple mengumumkan peluncuran program leasing baru bernama Apple Upgrade di Amerika Serikat untuk produk seperti iPhone, Apple Watch, Mac, dan iPad.
Program ini bekerja sama dengan Klarna dan menawarkan opsi pembayaran bulanan mulai dari $17,99 untuk iPhone dan $11,99 untuk Apple Watch dengan jangka waktu leasing 12-24 bulan untuk iPhone dan Apple Watch, serta 24-36 bulan untuk Mac dan iPad, dilansir dari apple.com.
Program Apple Upgrade menggantikan iPhone Upgrade Program sebelumnya dan dirancang untuk memberikan opsi pembelian yang lebih fleksibel bagi konsumen, memungkinkan mereka menganggap perangkat sebagai langganan dengan biaya lebih rendah setiap bulan, menurut Francisco Jeronimo dari International Data Corporation.
Karen Rasmussen, wakil presiden Apple Store online, menyatakan, "Di Apple, kami menempatkan pelanggan sebagai pusat dari segala yang kami lakukan, dan kami senang Apple Upgrade menawarkan cara pembayaran yang lebih fleksibel untuk produk yang mereka sukai."
Apple juga menawarkan diskon jika pelanggan menukarkan perangkat lama melalui Apple Trade In serta cashback 3 persen saat menggunakan Apple Card untuk pembayaran leasing, sebagaimana dikutip dari apple.com.
Perangkat yang layak disewakan meliputi iPhone 17, iPhone Air, Apple Watch Series 11, Apple Watch Ultra 3, MacBook Air dan Pro, iMac, Mac Studio, serta iPad Air, Pro, dan Mini. Produk Apple dengan harga lebih murah seperti iPhone 16 dan Apple Watch SE tidak termasuk program ini, menurut edition.cnn.com.
Menurut Mike Howard dari TechInsights, kenaikan harga perangkat Apple yang signifikan membuat program leasing ini relevan, "Kita harus mulai memikirkan iPhone seharga $1.500 dibandingkan $1.000 atau $1.200," ujar dia.
Selain itu, kode dalam versi beta iOS 27 mengindikasikan adanya sistem untuk membatasi penggunaan perangkat jika pembayaran leasing terlambat, disebut sebagai "Restricted Mode," yang membatasi akses ke sebagian besar aplikasi, menurut 9to5mac.com.
Namun, Apple membantah akan menerapkan pembatasan tersebut. Brian Bumbery, juru bicara Apple, menegaskan, "Tidak akan ada mode terbatas atau pembatasan fungsi perangkat akibat keterlambatan pembayaran atau wanprestasi dalam program Apple Upgrade," kata dia kepada The Verge.
Klarna menyatakan bahwa jika pelanggan melewatkan tiga pembayaran berturut-turut, mereka akan mengakhiri kontrak sewa dan pelanggan harus melunasi sisa saldo, menurut The Verge.
Dengan peluncuran program ini, Apple tidak lagi menawarkan iPhone Upgrade Program dan iPhone Payments di Amerika Serikat, memberikan pelanggan pilihan baru untuk leasing, pembiayaan melalui Apple Card, pembelian langsung, atau pembiayaan operator, sebagaimana dilansir dari apple.com dan edition.cnn.com.