Penjual Minuman di Kelantan Diperiksa Otoritas Agama Usai Pakai Baju Duyung

Share

Aksi promosi unik dua pedagang minuman di Kelantan, Malaysia, menuai kritik tajam publik hingga diselidiki otoritas keagamaan setempat. Seperti dikutip dari Detik Food, kasus ini mencuat setelah video pemasaran mereka viral di media sosial. Tayangan berdurasi 25 detik tersebut memperlihatkan seorang penjual pria mengenakan kostum putri duyung berwarna pelangi.

Pria itu juga memakai atasan menyerupai bikini sambil bertingkah di depan lapak untuk memikat pembeli. Video yang disinyalir diambil di kawasan Pengkalan Chepa tersebut ditonton ribuan kali. Penampilan pedagang itu dinilai sejumlah media lokal tidak pantas karena memperlihatkan pria berpakaian menyerupai wanita.

Departemen Urusan Agama Islam Kelantan langsung merespons kehebohan tersebut dengan membuka penyelidikan resmi. Langkah ini diambil guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran aturan hukum di wilayah tersebut.

Pihak departemen mengonfirmasi bahwa penanganan hukum siap diterapkan jika terbukti ada pelanggaran. "Tindakan yang sesuai akan diambil jika terdapat pelanggaran terhadap hukum syariah atau perilaku yang tidak pantas di tempat umum," ujar pihak departemen kepada media lokal Sinar Harian. Fenomena pedagang makanan dan minuman di Malaysia yang tampil nyentrik demi konten media sosial memang marak terjadi. Namun, strategi pemasaran kreatif ini memicu kemarahan netizen karena dinilai melanggar etika dan norma sosial.

Sejumlah pengguna media sosial mengkritik keras aksi tersebut karena dianggap tidak menghormati ajaran agama. Sebagian netizen bahkan menyayangkan sikap pedagang yang mengabaikan adab demi mengejar penjualan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author