Polres Bogor Gelar Simulasi Pengamanan Laga Timnas Indonesia di Pakansari

Share

Polres Bogor menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan pengamanan pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Kamboja pada ajang Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Simulasi ini dilakukan pada Senin (27/7/2026) dengan melibatkan 1.097 personel gabungan dari Polres Bogor, Polda, Mabes Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan kelancaran pertandingan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, TFG digunakan untuk memetakan dan mensimulasikan seluruh skenario pengamanan di lokasi pertandingan, termasuk jalur evakuasi, pengalihan arus lalu lintas, dan penanganan gangguan keamanan di stadion berkapasitas 30.857 penonton tersebut.

"Peta berukuran besar yang membentang di lapangan memuat seluruh zonasi, mulai dari pintu masuk hingga kantong-kantong parkir kendaraan," ujar AKBP Wikha.

Dia menambahkan, simulasi ini bertujuan menyamakan persepsi dan cara bertindak seluruh personel di lapangan agar pengamanan dapat berjalan humanis dan profesional.

"Penekanan simulasi taktis ini disiagakan untuk mengawal ketat antusiasme ribuan suporter pada ajang internasional ASEAN Hyundai Cup 2026," kata AKBP Wikha.

Berdasarkan data penjualan tiket per pukul 11.05 WIB, sebanyak 9.014 tiket telah terjual untuk laga perdana Timnas Indonesia melawan Kamboja yang didukung program seat filling 9.000 penonton. Untuk laga kedua melawan Vietnam, sudah terjual 8.140 tiket.

Jumlah personel yang dikerahkan terdiri dari 572 personel Polres Bogor, 297 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri, serta 228 personel dari Kodim 0621, Denpom, Dishub, Satpol PP, dan Gartap.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Stadion Pakansari telah siap 100 persen menyambut pertandingan Piala AFF 2026.

"Persiapan lapangan dan infrastruktur sudah 100 persen, hari ini melakukan pembersihan terakhir," ujar Rudy saat persiapan di kawasan stadion pada Minggu (26/7).

Rudy mengajak masyarakat untuk menyukseskan ajang bergengsi tersebut dan memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia.

Di sisi lain, antusiasme penonton juga terlihat dari kehadiran sejumlah pekerja yang memanfaatkan waktu senggang untuk menyaksikan pertandingan.

Salah satu penonton, Fendi asal Martapura, Kalimantan Selatan, mengatakan dia sengaja datang menonton setelah selesai bekerja di Jakarta.

"Saya kebetulan ada kerja di Jakarta dan pas tanggalnya sama dengan jadwal Timnas main, jadi sekalian nonton setelah kerjaan selesai," ujar Fendi kepada CNNIndonesia.com.

Temannya, Madi, menambahkan bahwa kesempatan menonton langsung Timnas Indonesia di luar pulau Jawa tidak sering didapatkan, sehingga harus dimanfaatkan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author