Pemotor Tabrak Gerobak Nasi Kuning di Klapanunggal Bogor

Share

Insiden tabrak lari menimpa seorang pedagang nasi kuning keliling di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026) pukul 05.10 WIB. Pengendara sepeda motor melarikan diri setelah menabrak gerobak hingga terbalik dan melumpuhkan dagangan korban, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Aksi kurang bertanggung jawab tersebut terekam kamera CCTV dan menjadi perhatian di media sosial. Korban sedang mendorong gerobaknya di sisi kiri jalan ketika pemotor melaju kencang dari belakang lalu menghantam gerobak hingga terlempar dan tumpah ke jalan.

Petualangan pemotor tersebut sempat terhenti sejenak untuk menengok korban, namun ia memilih langsung tancap gas tanpa memberikan pertolongan maupun permintaan maaf.

Pihak kepolisian telah mengonfirmasi bahwa korban memilih untuk tidak membuat laporan resmi terkait insiden kecelakaan lalu lintas ini.

"Korbannya sudah didatangi, dan menggunakan haknya untuk tidak membuat laporan. Untuk pastinya, pihak pemotor masih dalam proses penyelidikan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Arif Rahman, Minggu (26/7/2026).

Aparat kepolisian dari unit lokal menjelaskan kronologi pergerakan korban dari arah Klapanunggal menuju Gunung Putri sebelum musibah terjadi di badan jalan.

"Kalau informasi dari pendorong gerobak, kejadiannya hari Selasa (21/7) pukul 05.10 WIB. Kronologinya, pendorong gerobak nasi kuning bergerak di badan jalan dari arah Klapanunggal menuju Gunung Putri. Setibanya di TKP, gerobaknya tertabrak oleh sepeda motor," kata anggota UPT Laka Sektor Cileungsi Yudi Gustama saat dihubungi terpisah.

Meski dagangannya tumpah total hingga memicu kerugian materiil, beruntung korban tidak mengalami cedera fisik akibat benturan tersebut.

"Pendorong gerobak sehat walafiat. Tidak terjadi benturan fisik dengan motor, hanya gerobaknya yang terbentur. Pendorong gerobak tidak terjatuh dan tetap berdiri. Kalau kondisi gerobak masih utuh, hanya kerugian materi akibat dagangan yang tumpah," jelas Yudi.

Identitas kendaraan pelaku penabrakan masih belum teridentifikasi hingga saat ini karena kabur dari lokasi kejadian.

"Untuk pemotor, merek kendaraan dan nomor polisinya belum diketahui karena langsung meninggalkan TKP," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author