Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar di Lampung
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial dengan total nilai akumulatif mencapai Rp390 miliar di Provinsi Lampung, dilansir dari Detikcom. Penyerahan bantuan secara simbolis ini bertepatan dengan agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI.
Penyaluran ini mencakup alokasi Bufferstock Logistik Bencana dari Direktorat PSKB Kemensos untuk tiap Kabupaten/Kota. Selain itu, ada Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), serta Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan I dan II.
Dukungan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) turut diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi pemenuhan kebutuhan hidup layak, dorongan kewirausahaan, hingga bantuan aksesibilitas seperti alat bantu disabilitas.
Rincian alokasi anggaran mencatat Kota Bandar Lampung menerima Rp113.104.265.085. Sementara itu, Kabupaten Lampung Tengah memperoleh Rp191.516.626.725 dan Kabupaten Pesawaran mendapatkan Rp85.648.311.613.
Akumulasi dana bantuan yang dialokasikan untuk ketiga wilayah tersebut secara keseluruhan menembus angka Rp390.269.203.423.
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Mas Kahono Agung Suhartoyo, menegaskan penyerahan bantuan diproyeksikan memberi dampak optimal bagi masyarakat penerima.
"Bantuan ini tak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan keberfungsian sosial penerima manfaat," kata Agung dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Agung sewaktu mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026).
Langkah penguatan kapasitas dan kemandirian warga tersebut diwujudkan lewat serangkaian program rehabilitasi sosial serta skema pemberdayaan ekonomi bentukan Kemensos.
"Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang rehabilitasi sosial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menilai kemitraan antara Kemensos, pemda, dan DPR sangat penting demi memastikan ketepatan sasaran bantuan.
"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya sangat penting, agar berbagai program bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Marwan.
Kemensos terus mempererat kolaborasi bersama berbagai instansi terkait demi mempercepat jangkauan bantuan sosial dan rehabilitasi sosial secara berkelanjutan.
Perasaan bersyukur disampaikan oleh Darwin, salah satu penerima manfaat asal Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, yang mendapatkan bantuan fasilitas aksesibilitas.
"Alhamdulillah saya senang sekali dan terima kasih atas bantuan kursi roda yang saya terima, terima kasih kepada Menteri Sosial," kata Darwin.